Semua Saksi Tak Hadir, Sidang Kasus Saracen di PN Cianjur Ditunda

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Telusuri Rekening Klien Saracen

    Polisi Telusuri Rekening Klien Saracen

    TEMPO.CO, Cianjur - Sidang lanjutan kasus penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial, anggota kelompok Saracen, Sri Rahayu Ningsih, di Pengadilan Negeri Cianjur, Senin, 23 Oktober 2017, ditunda. Penundaan ini disebabkan para saksi tidak bisa hadir karena alasan sakit dan tengah menjalankan tugas.

    Pengacara Sri Rhayu dari Lembaga Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Cianjur, Nadia Wikerahmawati‎, ‎merasa kecewa. "Sidang kali ini diagendakan pemeriksaan saksi. Ada lima saksi dan semuanya berhalangan hadir. Memang cukup mengecewakan," ujarnya saat ditemui setelah sidang.

    Baca: Kasus Saracen, Polisi Lengkapi Berkas Jasriadi dan Asma Dewi

    Meski demikian, Nadia mengatakan, ketidakhadiran saksi ini juga bisa memberikan keuntungan baginya. Dengan ditundanya sidang, kata dia, waktunya untuk mempelajari Berita Acara Perkara (BAP) menjadi lebih panjang. Apalagi, BAP itu hingga kini belum dipegangnya. "Kami sudah minta (BAP), tapi masih belum diserahkan. Kami berhak mendapatkan BAP untuk pembelaan terdakwa," ucapnya.

    ‎Humas Pengadilan Negeri Cianjur, Erlinawati, mengatakan, sidang kasus Saracen dengan terdakwa Sri Rahayu akan kembali digelar dengan agenda yang sama pada pekan depan, 1 November 2017. "Sidang berikutnya pekan depan, sebab sekarang saksi-saksi tidak hadir," ucapnya.

    Baca juga: Usut Aliran Dana Saracen, Polisi Gunakan Laporan Analisis PPATK

    ‎Terdakwa perkara Saracen, Sri Rahayu, menjalani sidang perdana pada Senin 16 Oktober 2017. Dalam surat dakwaan, Sri dituduh melakukan kejahatan melanggar Pasal 45 a ayat 1, junto ayat 2 UU RI nomor 19/2016 tentang perubahan UU11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Ia juga dijerat Pasal 16 junto Pasal 4b (1) UU RI 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras atau Etnis, serta Pasal 156 KUHP junto pasal 65 ayat 1 KUHP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.