Tahun 2018, Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tetap Prioritas

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program Nasional Bidang Kebakaran Hutan dan Lahan 2018.

    Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program Nasional Bidang Kebakaran Hutan dan Lahan 2018.

    INFO NASIONAL - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dipersiapkan dengan matang oleh Pemerintah akan berlanjut untuk 2018 yang akan segera tiba. Persiapan ini dilakukan KLHK melalui Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program Nasional Bidang Kebakaran Hutan dan Lahan 2018, yang dilaksanakan Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), di Jakarta, Kamis-Sabtu, 19-21 Oktober 2017.

    “Pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu program prioritas nasional tahun 2018", ungkap Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B. Panjaitan. Menurut Raffles, untuk mendukung pencapaian program nasional bidang karhutla tahun 2018, perlu disusun strategi yang kuat, sehingga semua program dapat terealisasi dengan baik, dan dapat menyelesaikan permasalahan terkait kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. 

    Raffles juga menjelaskan, perlunya menyusun rencana kinerja yang meliputi patroli terpadu pencegahan karhutla di Sumatera dan Kalimantan; patroli terpadu pencegahan karhutla di Jawa, Sulawesi, dan Papua; pemadaman karhutla melalui darat; pemadaman karhutla melalui udara; pembentukan dan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA); serta fasilitasi pembentukan regu brigdalkarhutla dan sarpras dalkarhutla di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). 

    “Karena kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan menjadi program prioritas nasional, maka dalam pelaksanaannya juga harus prioritas. Dalam pelaksanaannya, KLHK terus menjalin koordinasi dengan instansi terkait di tingkat pemerintah daerah secara intensif dan bijak”, ujar Raffles. 

    Rapat Koordinasi dihadiri Kepala Balai Unit Pengelola Teknis (UPT) lingkup Ditjen PPI, Kepala Balai Besar/Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Taman Nasional di wilayah-wilayah rawan karhutla, serta Kepala Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni di seluruh Indonesia.(*) 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.