Disebut Jadi Pendamping Khofifah di Pilgub Jatim, Reaksi Ipong

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melihat tulisan harapan yang ditulis anak-anak pengguna Napza, (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lain) di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Kelompok Peduli Penyalagunaan Narkoba (YKP2N) Makassar, Sulawesi Selatan, 4 Maret 2016. TEMPO/Iqbal lubis

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melihat tulisan harapan yang ditulis anak-anak pengguna Napza, (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lain) di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Kelompok Peduli Penyalagunaan Narkoba (YKP2N) Makassar, Sulawesi Selatan, 4 Maret 2016. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, PONOROGO -Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengakui dirinya disebut-sebut menjadi salah satu bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur yang mendampingi Khofifah Indar Parawansa maju dalam Pilgub Jatim 2018 . Namun, hingga kini Ipong belum menerima tawaran secara resmi dari partai politik manapun.

    “Ya benar saya sering disebut sebagai kandidat wagub-nya bu Khofifah, tapi yang menyebut nama saya adalah para pengamat,’’ kata Ipong dihubungi Tempo, Kamis, 19 Oktober 2017.

    BACA:Nama Emil Dardak Dimunculkan Golkar untuk Pendamping Khofifah

    Ipong tidak berani berkomentar lebih jauh tentang isu ia menjadi wakil Khofifah tersebut. Meski demikian, ia tidak menampik memiliki keinginan untuk mengembangkan ‘sayap’ di dunia politik. ‘’Sebagai politisi tentu keinginan untuk naik karier (menjadi calon Wakil Gubernur Jawa Timur) selalu ada,’’ ujar bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Timur ini.

    Ipong beberapa kali pindah partai politik. Pada 1999 hingga 2009, ia menjadi anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa di Kalimantan Timur. Setelah itu, ia pindah ke partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Pada pemilihan kepala daerah serentak 2015, Ipong maju menjadi calon Bupati Ponorogo yang diusung Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, dan Partai Nasional Demokrat.

    Hingga kini, partai politik yang mengusungnya dalam pilkada di Ponorogo belum menawarinya secara resmi untuk menjadi bakal calon Wakil Gubernur Jatim mendampingi Khofifah. Sementara, untuk berlaga dalam pemilihan Gubernur Jatim, Khofifah telah mengantongi rekomendasi dari Partai Golkar dan Partai Nasdem. Partai Hanura dan Partai Persatuan Pembangunan juga berungkali menyatakan akan mendukung Khofifah.

    BACA:Elektabilitas Gus Ipul dan Khofifah Dinilai Sudah Mentok

    Selain Ipong, ada dua nama lain yang disebut bakal mendampingi Khofifah maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2018. Mereka adalah mantan Bupati Ngawi Harsono dan Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak. Partai Golkar tengah merundingkan ketiga nama itu sebagai bakal calon Gubernur Jatim yang mendampingi Khofifah.

    Selain dibahas bersama Golkar, tiga nama itu juga digodok Tim Sembilan. Tim sembilan merupakan tim yang terdiri atas sembilan kiai senior di Jawa Timur yang bermusyawarah di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Ahad lalu.

    Sementara itu, penantang Khofifah yaitu  pasangan Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas siap menjadi penantang Khofifah di Pilgub Jatim. Gus Ipul – Azwar mendapat dukungan dari PDIP dan PKB.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.