Kepolisian Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato usai serah terima jabatan di Balai Kota DKI Jakarta, 16 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato usai serah terima jabatan di Balai Kota DKI Jakarta, 16 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Setyo menuturkan, ia sudah mendapatkan informasi dari bareskrim terkait pelaporan tersebut.

    "Ada beberapa laporan yang masuk," kata Setyo di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan pada Kamis, 19 Oktober 2017.

    Baca: Soal Pidato Anies, Romo Magnis: Itu Terselip Lidah

    Meski begitu, Setyo mengatakan laporan tersebut harus melalui beberapa tahap karena setelah diterima akan dikaji terlebih dulu apakah memenuhi syarat atau tidak untuk diproses. "Nanti akan ada tim pengkaji," ujarnya.

    Dalam pidato pertamanya setelah dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, Anies menyebut kata "pribumi" yang dikaitkan dengan masa kolonial. Belakangan pidato itu menjadi perdebatan karena dinilai konteksnya tidak tepat dan bisa menimbulkan rasisme.

    Baca: Protes Pidato Anies, LBH Jakarta: Stop Pakai Kata Pribumi

    Anies pun telah mengklarifikasi pidatonya itu. Ia mengatakan pribumi yang dimaksudnya adalah seluruh elemen bangsa yang tertindas selama masa penjajahan. Jakarta mendapat penekanan karena kota ini paling sering berhadapan dengan penjajah secara langsung.

    Meski begitu, penjelasan Anies Baswedan tak menyurutkan langkah orang-orang yang ingin menyelesaikan perdebatan ini melalui jalur hukum. Salah satunya Pengurus Banteng Muda Indonesia (BMI) yang melaporkan Anies ke polisi. BMI merasa ucapan Anies bertentangan dengan Instruksi Presiden Nomor 26 Tahun 1998 dan mencederai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008, “Kami datang konsultasi dengan polisi untuk melaporkan saudara Anies Baswedan,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum BMI DKI Jakarta, Ronny Talapessy, di Kepolisian Daerah Metro Jaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?