Komisioner KY: Gaya Hedonis Bikin Hakim Gemar Dugem dan Selingkuh

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi Yudisial (KY) Sumartoyo. ANTARA FOTO

    Anggota Komisi Yudisial (KY) Sumartoyo. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Semarang - Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Advokasi, Hukum, Penelitian, dan Pengembangan Komisi Yudisial Sumartoyo mengatakan di Indonesia masih banyak hakim yang menganut gaya hidup hedonisme. Akibatnya, banyak hakim yang harus lepas jabatan lantaran senang berfoya-foya dan selingkuh.

    "Kalau ditanya faktanya, exactly, ya! Banyak hakim suka dugem, mencari kesenangan dunia dan materi. Itu sudah fakta. Diawasi saja masih nyolong begitu kan, gimana tidak ada pengawasan? Karena ada paham yang keliru," kata Sumartoyo dalam kegiatan temu media di Kampung Laut Semarang Barat, Kamis, 19 Oktober 2017.

    Baca juga: Hakim Selingkuh karena Dimutasi Sembarangan?

    Sumartoyo menjelaskan, secara kuantitatif, angka kasus hakim yang dilucuti jabatannya cenderung rendah, tidak mencapai 50 orang pada 2017. Hanya, dalam penemuan fakta di lapangan, banyak sekali aduan yang masuk. Hampir di setiap pengadilan ada pengaduan hakim yang gemar menjalani hedonisme.

    "Walaupun dibilang oknum, itu sudah mencederai orang-orang yang dianggap sebagai separuh wakil Tuhan. Kan ironis. Yang OTT KPK (operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi) di Manado, itu hakim sangat mencoreng daerah Sulawesi Utara," kata Sumartoyo.

    Tak hanya menyoal gaya hedonisme yang dianut hakim, Sumartoyo juga menegur hakim yang memiliki cara komunikasi yang kurang pantas. Saat di persidangan, misalnya, banyak hakim tertangkap kamera tengah tidur pulas. Namun, saat diberitakan, justru marah kepada media.

    Baca juga: Selingkuh 7 Tahun, Sepasang Hakim Disidang Etik  

    Pihaknya mengaku ketegasan kepada hakim yang tidak patuh pada 10 kode etik yang dijabarkan akan langsung ditindak. Termasuk hakim yang condong dan tidak netral terhadap perkara, langsung dipersilakan mundur dari jabatannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.