Survei Median: Loyalitas Pendukung Partai Koalisi Jokowi Rendah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Darul Arqam usai Rapat Koordinasi Nasional Pondok Pesatren Muhammadiyah Darul Arqam, di Kabupaten Garut, Jawa Barat, 17 Oktober 2017. TEMPO/Sigit Zulmunir

    Presiden Joko Widodo meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Darul Arqam usai Rapat Koordinasi Nasional Pondok Pesatren Muhammadiyah Darul Arqam, di Kabupaten Garut, Jawa Barat, 17 Oktober 2017. TEMPO/Sigit Zulmunir

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Media Nasional (Median) menunjukkan loyalitas konstituen partai pendukung pemerintahan Jokowi rendah. "Inilah sebabnya jumlah suara Jokowi tidak sama dengan jumlah suara partai-partai yang dikategorikan sebagai pendukung pemerintah," kata Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun kepada Tempo, pada Rabu, 18 Oktober 2017.

    Survei Median menggunakan dua pertanyaan untuk mencari tahu bagaimana persepsi konstituen partai pendukung pemerintah terhadap Jokowi. “Bagaimana arah bangsa saat ini di tangan Jokowi dan apakah Jokowi dinilai mampu menjawab persoalan bangsa ini.”

    Baca: Tiga Survei Berbeda, Elektabilitas Jokowi di ...

    Hasilnya, pada pertanyaan pertama hanya ada dua partai yang konstituennya dianggap loyalis Jokowi, yakni adalah PDIP dan juga NasDem. Sedangkan partai pendukung pemerintah yang konstituennya masih dianggap lemah untuk mendukung Jokowi adalah PKB, PAN, Hanura, Golkar dan PPP.

    75 persen responden konstituen PDIP menjawab arah bangsa di masa Jokowi sudah benar. Urutan kedua diduduki oleh Nasdem dengan 66,3 persen responden.

    Sedangkan pada pertanyaan kedua, hasil yang diperoleh juga sama. Yakni hanya PDIP dan Nasdem yang dianggap konstituennya loyal terhadap Jokowi. Partai pendukung pemerintah lainya, seperti PKB, PPP, PAN, Golkar dan Hanura dianggap memiliki konstituen yang rendah terhadap Jokowi.

    Baca juga: Ketika Presiden Jokowi Berkunjung ke Rumah ...

    Survei Median ini dilakukan pada 14-22 September 2017. Survei dilakukan terhadap 1000 responden dengan kriteria mempunyai hak memilih di seluruh Indonesia atau sudah menikah. Survei ini menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode acak berjenjang (multi stage random sampling), dengan margin error 3,1 persen, dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

    Sebelumnya, beberapa lembaga survei juga telah merilis hasil penelitiannya terkait kinerja dan kepuasan masyarakat terhadap Jokowi. Di antaranya Indikator Politik Indonesia, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

    Hasilnya, ada sekitar 60 persen masyarakat merasa puas dengan kinerja Jokowi terutama dalam bidang infrastruktur pembangunan jalan, bandara dan pelabuhan. Namun, hasil survei juga mencatat bahwa meski banyak masyarakat puas dengan kinerja Jokowi tidak berbanding lurus dengan elektabilitasnya yang rata-rata hanya sekitar 40-50 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.