Dedi Mulyadi: Susi Pudjiastuti Sosok Wanita Sunda Kekinian

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bermain kano di Pulau Senoa, Natuna, 5 Agustus 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bermain kano di Pulau Senoa, Natuna, 5 Agustus 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi memiliki pandangan tersendiri tentang sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Menurut Dedi, Susi adalah sosok representasi dari wanita Sunda kekinian.

    "Sejak awal menjadi menteri, Ibu Susi merupakan sosok yang merepresentasikan wanita Sunda kekinian," ujar Dedi di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu, 18 Oktober 2017.

    Dedi berbicara mengenai sosok Susi saat ditanya awak media tentang nama Susi yang diisukan keluar dalam pencalonan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk pemilihan kepala daerah Jawa Barat. Sebelumnya, Partai Golkar dan PDIP sepakat membentuk Koalisi Pancasila untuk pilkada Jawa Barat.

    Baca juga: Susi Pudjiastuti Masuk Daftar 100 Wanita yang Menginspirasi

    Menurut Dedi, Susi sebagai orang Sunda memperlihatkan sosok seorang pemimpin. Dia mengatakan branding perempuan Sunda oleh Susi berbeda dengan perempuan Sunda yang dahulu. "Branding orang Sunda-nya menjadi berubah, menjadi perempuan yang tegar, berani, tegas, dan terbuka," ucapnya.

    Dedi mengatakan keluarnya nama Susi memberi warna tersendiri bagi proses politik di Jawa Barat. "Di mana figur wanitanya menjadi figur yang merepresentasikan kepemimpinan," katanya.

    Susi Pudjiastuti beberapa waktu lalu mengunjungi kantor DPP PDIP di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.40 WIB. Kedatangan Susi tepat setelah PDIP mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.