Bocah Korban Longsor di Jember Ditemukan Meninggal

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi longsor. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Ilustrasi longsor. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jember - Satu dari tiga korban bencana longsor di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, dievakuasi pada Rabu pagi, 18 Oktober 2017. Pelaksana tugas Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Widi Prasetyo, mengatakan satu korban telah ditemukan dan telah dievakuasi. "Baru satu korban yang ditemukan. Sudah meninggal," kata Widi saat dihubungi Tempo, Rabu siang.

    Korban yang ditemukan tersebut bernama Faris, 5 tahun. Dia ditemukan pukul 08.40 WIB dalam keadaan tidak bernyawa. Dua korban lain, kedua orang tua Faris, yakni Siful, 35 tahun, dan Yana, 25 tahun, masih dalam pencarian.

    Baca: Longsor Menimpa Rumah di Jember, Tiga Orang Hilang

    Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga Rabu siang. Dua alat berat dikerahkan untuk mendukung upaya pencarian. Widi mengatakan sekitar 200 orang terlibat dalam upaya pencarian korban longsor tersebut.

    Bencana tanah longsor terjadi di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin malam, 16 Oktober 2017. Akibatnyadua unit rumah di Dusun Kedungliyer dan Dusun Krajan, Desa Jambesari, ambruk dan rusak berat karena diterjang longsor.

    Tiga orang dilaporkan hilang. Diduga mereka berada dalam satu rumah yang tertimbun longsor. Selain itu, hewan ternak 2 ekor sapi dan 12 ekor kambing diduga tertimbun longsor.

    Longsor terjadi pada pukul 19.30 WIB. Sebelumnya, terjadi hujan deras sejak pukul 16.00 hingga malam hari. Kondisi itu diduga sebagai pemicu terjadinya longsor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.