Miryam S Haryani Mengaku Mengarang Isi BAP

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus KTP Elektronik Miryam S Haryani menyampaikan pertanyaan kepada saksi ahli dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 18 September 2017. Sidang lanjutan tersebut menghadirkan saksi ahli psikologi Reni Kusumawardani yang memaparkan hasil observasi terstruktur atas tiga video pemeriksaan terdakwa Miryam di KPK. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa kasus pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus KTP Elektronik Miryam S Haryani menyampaikan pertanyaan kepada saksi ahli dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 18 September 2017. Sidang lanjutan tersebut menghadirkan saksi ahli psikologi Reni Kusumawardani yang memaparkan hasil observasi terstruktur atas tiga video pemeriksaan terdakwa Miryam di KPK. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus pemberian keterangan palsu Miryam S Haryani mengakui ia mengarang cerita saat diperiksa oleh penyidik KPK. Miryam merasa stres dan tertekan kala diperiksa penyidik sehingga akhirnya mengarang cerita dalam berita acara pemeriksaan (BAP) 1 dan 2.

    "Saya asal ngomong saja karena ingin cepat-cepat pulang," ujar Miryam di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat pada Senin, 16 Oktober 2017.

    Cerita yang diakuinya dikarang oleh dirinya adalah saat ia mengatakan menerima uang terkait e-KTP. Namun menurut hakim Anshori, keterangan karangan Miryam itu cocok dengan keterangan dari dua tersangka e-KTP lainnya yaitu Irman dan Sugiharto.
    "Tapi, keterangan anda cocok, sama dengan Irman dan Sugiharto," ujar Anshori.

    Baca juga: Sidang E-KTP, Sugiharto Ungkap Penyerahan Duit ke Miryam Haryani  

    Miryam berkilah dan cenderung berbelit-belit. Bahkan, ketika Anshori bertanya apakah di dalam BAP ada tidak keterangan ia menerima uang dari Sugiharto, Miryam hanya menjawab bahwa ia tidak ingat. "Saya lupa," kata dia.

    Miryam didakwa telah memberikan keterangan palsu saat persidangan e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Anggota Komisi Hukum DPR ini mengaku ditekan oleh penyidik KPK sehingga menyebutkan sejumlah nama koleganya telah menerima aliran uang korupsi e-KTP.

    Belakangan, KPK menetapkan Miryam S Haryani sebagai tersangka atas pemberian keterangan palsu dan Markus Nari, kolega Miryam di DPR sebagai tersangka penekan Miryam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.