Deddy Mizwar Tertarik Ikut Penjaringan Cagub Jabar Lewat PDIP

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Deddy Mizwar menceritakan pengalamannya mudik usai bersilaturahmi dengan seluruh pegawai di Gedung Sate, Bandung, 22 Juli 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Wakil Gubernur Deddy Mizwar menceritakan pengalamannya mudik usai bersilaturahmi dengan seluruh pegawai di Gedung Sate, Bandung, 22 Juli 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tertarik mengikuti penjaringan bakal calon gubernur melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. “Ini mungkin awal dari satu komunikasi yang bisa dikembangkan kemudian,” katanya di Kantor PDI Perjuangan Jawa Barat di Bandung, Senin, 16 Oktober 2017.

    Deddy Mizwar
    membantah keinginannya mengikuti seleksi lewat PDI Perjuangan dipicu perkembangan situasi antara dia, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera. Semula, Gerindra dan PKS mengumumkan bakal mengusung Deddy sebagai calon Gubernur Jawa Barat berpasangan dengan Ahmad Syaikhu.

    Baca: Alasan Gerindra Tak Ajak PKS dalam Poros Baru Pilgub Jabar 2018

    Namun belakangan koalisi Gerindra-PKS berantakan. Gerindra membentuk poros baru bersama Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat. “Saya bukan orang yang mudah mutung, politik memang demikian,” ujar Deddy.

    Deddy mengaku sengaja menyambangi kantor PDI Perjuangan Jawa Barat sebagai bagian dari safari politik dengan mendatangi semua partai politik, yang akan mengikuti pemilu. Dalam pembicaraan dengan pengurus PDI Perjuangan Jawa Barat, Deddy mengaku menyinggung soal kontestasi pemilihan gubernur. “Ternyata ada kesamaan tentang beberapa hal. Ini menurut saya menggembirakan,” ucapnya.

    Simak: Deddy Mizwar Beberkan Pertemuannya dengan Prabowo Soal Pilkada 2018

    Deddy menghormati proses penjaringan yang sedang berjalan di PDI Perjuangan. Namun dia tak menampik tertarik mengikuti penjaringan pasangan calon gubernur melalui partai tersebut. Dia juga bersedia menyambangi kantor Dewan Pengurus Pusat PDI Perjuangan untuk mengukuhkan niatnya mengikuti penjaringan. “Sangat mungkin. Lihat keadaan nanti bagaimana proses komunikasinya,” tuturnya.

    Menurut Deddy, sebenarnya dia diundang PDI Perjuangan, yang bakal mengumpulkan semua tokoh calon gubernur yang berpotensi diusung pada 21 Oktober 2017. Namun Deddy tidak dapat memenuhi karena bentrok dengan umrahnya. “Saya tanggal 21 masih di sana (Arab Saudi). Insya Allah masih panjang, masih ada waktu,” katanya.

    Lihat: Deddy Mizwar Masih Mengurus KTA Gerindra

    Sekretaris PDI Perjuangan Jawa Barat Abdi Yuhana mengatakan, partainya sejak awal membuka komunikasi dengan tokoh mana pun. “Termasuk Pak Deddy Mizwar ketika ingin bersama-sama membangun Jawa Barat yang lebih baik dan lebih sejahtera,” ujarnya.

    Abdi melihat keinginan Deddy Mizwar mengikuti penjaringan lewat PDI Perjuangan mengejutkan. “Saya kira ini dinamika baru. Dari awal di ruang publik, Pak Deddy sudah ditetapkan salah satu partai politik, kemudian ada komunikasi yang ingin dirajut dengan PDIP,” ujarnya.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.