Diundang Megawati Menjelang Deklarasi Pilgub, Ini Kata Djarot

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tiba di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekanoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 Oktober 2017. TEMPO/Putri

    Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tiba di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekanoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 Oktober 2017. TEMPO/Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sabtu, 14 Oktober 2017. Tiba sekitar pukul 10.22, Djarot turun dari mobil Toyota Vellfire putih milik Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sortadurga.

    Mereka datang bersama ke rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat itu. "Aku tadi habis dari Situ Lembang, mengecek, oh bagus sekarang sudah jernih," kata Djarot yang hari ini mengenakan kemeja batik berwarna merah dan hitam.

    Baca:Megawati Undang Kader, Sekjen PDIP: Finalisasi Pengumuman Cagub

    Kader PDIP yang akan purnatugas nanti malam pukul 24.00 itu mengatakan akan melaporkan beberapa hal mengenai DKI Jakarta kepada ketua umumnya. Untuk sementara Djarot digantikan Sekretaris Daerah DKI Jakarta sebagai pelaksana harian sampai gubernur dan wakil gubernur baru dilantik."Saya dihubungi beliau (Megawati) tadi malam dan tadi pagi Pak Eriko yang jemput di Suropati," kata Djarot.

    Djarot mengaku tak tahu apakah undangan itu akan membahas tentang penentuan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur yang akan dideklarasikan PDIP besok. "Mungkin dimintai pendapat karena saya lama di Jawa Timur.” Djarot pernah menjabat wali kota Blitar selama 10 tahun, dan pernah menjadi Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Timur.

    Baca juga: Pencalonan Pilkada Jatim dan Sulsel, Megawati Kumpulkan Kader ...

    Djarot tak menjawab ketika ditanya kesiapannya jika tiba-tiba ditunjuk sebagai calon gubernur Jawa Timur dari PDIP. "Jangan kira-kira, seandainya begitu…"

    Ia juga menghindar saat ditanya kesediaannya menjadi menteri jika ditunjuk menggantikan menteri yang mundur karena mencalonkan diri.

    "Kayak sampeyan Presiden aja. Kan tergantung Presidennya," ujar Djarot terkekeh dan berjalan memasuki gerbang kediaman orang nomor satu di PDIP itu sambil melambaikan tangan.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.