Rabu, 20 Juni 2018

Kata Fahri Hamzah Soal Kesehatan Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR, Setya Novanto (kanan) memukul gong disaksikan Ketua Badan Kerja sama antar Parlemen Nurhayati (ketiga kanan), Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kedua kanan) dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (keempat kanan) saat pembukaan Forum Parlemen Dunia 2017 di Nusa Dua, Bali, 6 September 2017. ANTARA/Wira Suryantala

    Ketua DPR, Setya Novanto (kanan) memukul gong disaksikan Ketua Badan Kerja sama antar Parlemen Nurhayati (ketiga kanan), Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kedua kanan) dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (keempat kanan) saat pembukaan Forum Parlemen Dunia 2017 di Nusa Dua, Bali, 6 September 2017. ANTARA/Wira Suryantala

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mengatakan Ketua DPR Setya Novanto memimpin rapat pimpinan DPR untuk membahas agenda sidang paripurna. Menurut Fahri, Setya masih perlu pengobatan lebih lanjut meski kondisi kesehatannya membaik.

    “Saya lihat dia masih punya kecenderungan mengantuk yang tinggi sekali, yang saya bayangkan itu mungkin datang dari satu penyakit yang harus diobati secara tuntas,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Kamis malam, 12 Oktober 2017.

    Baca juga: Setya Novanto Menang Praperadilan, Fahri Hamzah: Alhamdulillah

    Setya sempat dirawat di Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Premier sekitar tiga pekan akibat berbagai penyakit yang dideritanya, mulai vertigo hingga gangguan jantung.

    Setya diketahui mulai aktif beraktivitas sejak Selasa kemarin dengan mendatangi Kompleks Parlemen. Keesokan harinya ia memimpin rapat pleno Partai Golkar yang membahas revitalisasi kepengurusan.

    Kondisi kesehatan Setya sempat menjadi pembicaraan di publik. Setya sakit dan dibawa ke rumah sakit sehari sebelum ia diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

    Memprotes penetapannya sebagai tersangka, Setya mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 5 September 2017. Hakim tunggal Cepi Iskandar mengabulkan gugatannya pada Jumat, 29 September 2017, dan memerintahkan KPK menghentikan penyidikan. Tiga hari berselang dari putusan pengadilan, Setya keluar dari rumah sakit.

    Menurut Fahri Hamzah, saat ini Setya terlihat lebih segar. “Dia sudah cukup fresh seperti dulu setelah katanya dia dipasang ring di jantungnya,” ucapnya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    5 Tips Langsing Sesudah Lebaran

    Hilangkan tumpukan lemak akibat pesta makan lebaran dengan lima tips yang sangat mudah ini.