Sabtu, 22 September 2018

Demokrat Bahas Power Sharing dengan Khofifah di Pilkada Jatim

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Dok. TEMPO/Fully Syafi

    Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Dok. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat masih mempertimbangkan mengusung Khofifah Indar Parawansa dalam pemilihan umum Gubernur Jawa Timur pada 2018. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo, masih ada beberapa hal yang perlu dibahas sebelum menentukan siapa yang akan didukung.

    "Kami masih membahas power sharing dengan para bakal calon," ujarnya setelah menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha di Tugu Pahlawan, Surabaya, Kamis, 12 Oktober 2017.

    Pria, yang akrab disapa Pakde Karwo itu, mengatakan semua kandidat yang mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat memiliki peluang yang sama tingginya. Termasuk Khofifah yang mengambil formulir pendaftaran calon gubernur dari Partai Demokrat pada Sabtu malam, 30 September 2017.

    Baca juga: Didukung NasDem di Pilkada Jatim, Khofifah Belum Lapor Jokowi

    Ditambah lagi, Ketua Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama itu telah mengembalikan formulir dan menyerahkan ke DPP Partai Demokrat. "Semua punya kans. Bu Khofifah kan, sudah mengambil formulir. Tinggal power sharing tadi itu lho," ujar dia.

    Soekarwo menambahkan, DPP Demokrat akan mengevaluasi para kandidat calon gubernur sebelum memutuskan menurunkan surat rekomendasi. "Kemarin Pak Ketua Umum (Susilo Bambang Yudhoyono) mengatakan dua minggu lagi kami ketemu untuk hasil evaluasinya di Jakarta."

    Selain oleh Demokrat, Khofifah dikabarkan akan diusung Partai Golkar. Adapun Partai Nasional Demokrat alias NasDem juga baru-baru ini menyatakan dukungannya.

    Khofifah sebelumnya menyebut ia sudah bertemu beberapa pimpinan partai politik termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

    Baca juga: Khofifah Daftar Pilgub Jatim, Kiai Tagih Janji Soekarwo

    Ini merupakan kali ketiga Khofifah maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur. Dalam dua pilgub sebelumnya, Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama ini kalah dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Pada pilgub 2008, pasangan Khofifah-Mudjiono kalah dari Soekarwo-Saifullah Yusuf pada putaran kedua. Selanjutnya, pada pilgub 2013, Khofifah-Herman Sumawiredja kembali berada di posisi kedua. Pertarungan kembali dimenangi pasangan inkumben, Soekarwo-Saifullah.

    Terdapat enam kandidat bakal calon gubernur yang telah mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat Jawa Timur. Mereka adalah Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti, Inspektur Provinsi Jawa Timur Nurwiyatno alias Cak Nur, Ketua DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, Komisaris Besar Polisi Syafiin alias Gus Syaf, dan Khofifah Indar Parawansa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.