Jumat, 23 Februari 2018

Sistem Samsat Online Baru Sebatas Jawa dan Bali

Reporter:

Kartika Anggraeni

Editor:

Iqbal Muhtarom

Kamis, 12 Oktober 2017 20:37 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sistem Samsat Online Baru Sebatas Jawa dan Bali

    Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol Royke Lumowa menyaksikan pemetaan jalur fungsional alternatif tol Bawen-Salatiga di Gerbang Tol Salatiga, Jawa Tengah, 15 Juni 2017. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri), Inspektur Jenderal Royke Lumowa mengatakan kini masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas samsat online untuk membayar pajak kendaraan bermotor diluar wilayah tempat tinggalnya. Penerapan Samsat online memang masih terbatas dan belum bisa dilaksanakan di 34 provinsi di Indonesia.

     “Samsat online untuk saat ini baru ada di Jawa dan Bali saja,” ucap Royke Lumowa saat berkunjung ke Kantor Tempo, Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017. Hal ini menurutnya akan mempermudah para wajib pajak. Royke mengatakan bahwa nantinya layanan samsat elektronik ini akan disempurnakan diberbagai wilayah di Indonesia.

    Baca juga: Mutasi Motor dan Mobil Kini Tak Merepotkan, Begini Caranya

    Royke mengatakan jika dokumen kendaraan tersebut diterbitkan di daerah Jawa dan Bali maka pemilik kendaraan tidak harus membayar pajak di tempat dokumen kendaraan tersebut diterbitkan. “Misalkan di Jakarta dan kita lagi ada tugas di Surabaya tetapi sudah harus membayar pajak, bisa dibayar di Surabaya tidak harus di Jakarta,” ucapnya.

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Irwasum, Komjen Dwi Priyatno di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 7 September 2017, mengatakan langkah ini merupakan sebuah terobosan yang inovatif dalam pelayanan publik yang lebih baik, mudah, cepat, transparan dan akuntabel. 

    Baca juga: Tarif STNK Naik, Kapolri: Bukan Kami yang Tetapkan

    "Semoga pelayanan Samsat kita menjadi lebih baik dan memberikan kepuasan kepada masyarakat yang akan berdampak positif terhadap citra Samsat itu sendiri," ucap Tito.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.