Selain NasDem, 4 Partai Ini Dikabarkan Dukung Khofifah di Pilkada

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tertidur di Bandara Juanda sebulan yang lalu. Ia mengaku tidur di bandara karena kurang tidur selama tiga hari dan kelelahan karena jadwal yang padat.  Istimewa

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tertidur di Bandara Juanda sebulan yang lalu. Ia mengaku tidur di bandara karena kurang tidur selama tiga hari dan kelelahan karena jadwal yang padat. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Nasional Demokrat (NasDem) memastikan akan mengusung Khofifah Indar Parawansa dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018 mendatang. Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G. Plate mengatakan selain Nasdem, Khofifah juga akan didukung oleh Partai Golkar, Partai Hanura, PPP dan juga Partai Demokrat.

    "Formasi koalisi ibu Khofifah di Jatim itu sudah jelas. Formasi itu cukup kuat, dukungan politik yang cukup kuat," kata Johnny seusai pertemuan partainya dengan Khofifiah di Kantor Partai Nasdem pada Rabu, 11 Oktober 2017.

    Pada Rabu kemarin, Khofifah mendatangi Kantor Partai Nasdem untuk membicarakan pencalonanya pada Pilgub Jatim 2018. Kedatanganya diterima langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan juga Sekretaris Jenderal Nasdem, Johnny G. Plate.

    Baca juga: Khofifah Daftar Pilgub Jatim, Kiai Tagih Janji Soekarwo

    Dalam kesempatan itu, Surya Paloh mengatakan partainya akan mendukung pencalonan Khofifah di Pilgub Jatim 2018 mendatang. "Secara resmi partai ini memberikan dukungan kepada mbak Khofifah," kata Surya di ruanganya pada, Rabu 11 Oktober 2017.

    Johnny mengatakan dukungan dari kelima partai sudah lebih dari cukup untuk bisa mengusung Khofifah dalam Pilgub Jatim 2018. Dukungan tersebut, kata Johnny, sudah melebihi jumlah minimal kursi sesuai dengan undang-undang untuk bisa mengusung calon gubernur.

    Meskipun demikian, hingga sekarang hanya ada dua partai yang mengumumkan secara resmi akan mendukung Khofifah yakni, Partai Golkar dan Partai Nasdem. Ketika ditanya mengapa hingga sekarang belum ada keputusan resmi dari partai-partai yang disebut olehnya sebelumnya ia mengatakan bahwa hal ini tergantung administrasi internal partai.

    "Yang pasti bahwa format-format dukungan formilnya akan diberikan sesuai standar persyaratan undang-undang," kata Johnny.

    Baca juga: Pilgub Jawa Timur, Demokrat: Elektabilitas Khofifah Tinggi

    Sementara itu, dalam keterangannya seusai bertemu dengan Partai Nasdem, Khofifah mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan para pemimpin partai untuk membicarakan pencalonannya tersebut. "Saya sudah silaturahmi dengan Ketua Umum Partai Demokrat Pak SBY, bertemu Pak Novanto dan Idrus Marham (Golkar), Ketua Hanura, juga ketemu dengan Romi (Ketua Umum PPP)," kata Khofifah di Kantor Partai Nasional Demokrat (Nasdem), pada Rabu, 11 Oktober 2017.

    Selain itu, menurut Khofifah, partai-partai tersebut juga menyerahkan persoalan siapa wakil yang akan mendampingi kepada dirinya. Masing-masing partai, kata Khofifah, tidak harus meminta calon wakil dari partainya. "Soal wakil, maka yang harus menentukan pertimbangan itu calon gubernurnya, karena ini yang akan menjalankan roda pemerintahan ke depan," ucapnya.

    Baca juga: Survei Pemilu 2019: Resep Jokowi  Kalahkan Penantang Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.