Jokowi Bakal Meninjau Peremajaan Kebun Sawit di Musi Banyuasin

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lahan Pekerjaan Baru di Kebun Sawit

    Lahan Pekerjaan Baru di Kebun Sawit

    TEMPO.CO, Palembang - Presiden Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke beberapa tempat di Sumatera Selatan dalam dua hari ini. Selain bakal menyinggahi Kota Palembang, Jokowi direncanakan berkunjung ke Desa C5 Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin.

    Di daerah tersebut, Jokowi akan melihat langsung pilot project peremajaan atau replanting perkebunan sawit rakyat. Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Kamis, 12 Oktober 2017. “Kami sudah lakukan peninjauan langsung daerah yang akan didatangi Pak Presiden,” katanya.

    Baca: Petani Sawit Targetkan Replanting 1,5 Juta Hektar di 2017

    Menurut Alex, dia melakukan pengecekan lokasi acara bersama Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya Brigadir Jenderal Marga Taufiq dengan didampingi tim advance kepresidenan dan satuan kerja perangkat daerah terkait. Khusus untuk Kabupaten Musi Banyuasin, kunjungan Presiden Jokowi ini, ucap Alex, merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Sebab, dengan kesungguhan dan kerja keras, Musi Banyuasin berhasil mencuri perhatian.

    Secara terpisah, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menjelaskan, terdapat beberapa kecamatan yang menjadi fokus peremajaan sawit dalam beberapa tahun ke depan. Selain di Sungai Lilin, peremajaan menyisir kebun sawit di Kecamatan Lalan, Babat Supat, dan Keluang.

    Tidak tanggung-tanggung, 4.446 hektare lahan bakal menjadi proyek percontohan nasional. “Sebenarnya sudah lama kami inginkan replanting karena akan berkaitan dengan produktivitas,” tuturnya.

    Simak: Kementerian Agraria Bakal Buka Data HGU Kebun Sawit ke Publik

    Peremajaan lahan seluas 4.446 hektare tersebut menjadi proyek percontohan nasional dengan pendanaan dibantu Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPD PKS) sebesar Rp 25 juta per hektare. Pemilik lahan tetap menyiapkan dana Rp 25 juta yang harus disetor sebagai uang jaminan.

    Selain itu, peserta replanting harus menyertakan sertifikat sebagai bukti keabsahan kepemilikan lahan. Program yang telah digagas beberapa tahun lalu itu merupakan salah satu cara meningkatkan produksi tandan buah segar nonkorporasi. 

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.