Investor Timur Tengah Siap Tanam Modal Rp 200 Triliun di Kertajati

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengusaha Timur Tengah dan   Afrika peserta forum bisnis IMAGE 2017 mengunjungi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Selasa 10 Oktober 2017. (Dok. Pemrov Jabar)

    Pengusaha Timur Tengah dan Afrika peserta forum bisnis IMAGE 2017 mengunjungi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Selasa 10 Oktober 2017. (Dok. Pemrov Jabar)

    INFO JABAR - Direktur Utama PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Virda Dimas Ekaputra mengatakan para investor dari Timur Tengah siap menanamkan modal Rp 200 triliun di Kertajati Aerocity, kawasan penyangga BIJB, Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

    "Investor dari middle east tertarik di semua sektor yang kita tawarkan, dari perhotelan sampai lain-lain," katanya, Selasa, 10 Oktober 2017.

    Sejumlah pengusaha Timur Tengah dan Afrika peserta Indonesia-Middle East Annual Gathering on Economy (IMAGE 2017) mengunjungi BIJB di Kertajati, Majalengka, Selasa, 10 Oktober 2017. Virda menuturkan pihaknya menawarkan kepada para investor untuk berinvestsi dalam pembangunan hotel serta pabrik garmen. "Para investor dari Timur Tengah tertarik," ujarnya.

    ‎IMAGE 2017 yang dibuka Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan merupakan program tahunan Direktorat Timur Tengah dan Kementerian Luar Negeri. Tahun ini, IMAGE diselenggarakan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diikuti  52 pengusaha dari berbagai negara di Timur Tengah. Jumlah ini merupakan yang terbesar selama tujuh tahun penyelenggaraan event ini. Business line para peserta  beragam, seperti makanan, perdagangan umum, fashion, furniture, perhotelan, konstruksi, juga bahan bangunan.  

    Selain mengikuti forum bisnis, para peserta IMAGE melakukan kunjungan ke berbagai sentra industri di Jawa Barat. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.