Golkar Merevitalisasi Pengurus, Ada Eks Jenderal dan Tambah Gemuk

Reporter:
Editor:

Sunu Dyantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (tengah) dan DPP Partai Golkar Nurdin Halid (ketiga kiri) beserta jajaran pengurus Partai Golkar memimpin Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 11 Oktober 2017. TEMPO/Syafiu

    Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (tengah) dan DPP Partai Golkar Nurdin Halid (ketiga kiri) beserta jajaran pengurus Partai Golkar memimpin Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 11 Oktober 2017. TEMPO/Syafiu

    Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar melakukan revitalisasi pengurus partai dalam rapat plenonya. Dari hasil rapat pleno ini partai Golkar menambah kader pengurus partainya. "Dari 279 menjadi 301 orang," ungkap Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham di DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.

    Rapat pleno Golkar dilakukan dilaksanakan di DPP Golkar di jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Dalam rapat ini hadir pula Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Setya Novanto untuk pertama kali memimpin rapat setelah beberapa waktu lalu dikabarkan sakit.

    Dalam rapat pleno ini, dibahas pula persiapan ulang tahun ke-53 Partai Golkar. Acara puncak HUT ke-53 ini Partai Golkar ini akan dilaksanakan di Kota Makassar.

    Dalam revitalisasi ini, Idrus mengatakan telah melakukan beberapa pergeseran serta pergantian. Dia menjelaskan selain pergeseran juga ada penambahan kader partai Golkar yang menjadi pengurus. "Ada beberapa orang diganti dan juga ada pergeseran," katanya.

    Salah satu penggantian kata Idrus adalah Eko Wiratmoko menggantikan posisi politikus Golkar Yorris Raweyai sebagai korbid bidang polhukam. Dia juga mengatakan Golkar membentuk badan penelitian dan pengembangan. "Juga menugaskan kepada saudara Komisaris Jenderal Purnawirawan Polisi Anang Iskandar sebagai ketua," tuturnya.

    Idrus mengatakan rapat pleno ini merupakan hasil pelaksanaan tugas atau mandat dalam hasil rapimnas kedua Golkar di Balikpapan. Hasil tersebut, kata dia, adalah perlunya revitalisasi pengurusan DPP Golkar. "Revitalisasi kepengurusan DPP Golkar ini dilakukan oleh ketua umum sebagai pelaksanaan tugas," ujarnya.

     Baca juga: Inilah Resep KPK Balas Kekalahan Kasus Setya Novanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.