Jokowi: Kalau Orang Tak Dikenal Kasih Permen, Tolak

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menonton Synchronize Festival 2017 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, 7 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo menonton Synchronize Festival 2017 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, 7 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta anak-anak berhati-hati dan mewaspadai narkoba. Dia berpesan agar bocah-bocah tidak menerima pemberian makanan dari orang yang tidak dikenal.

    "Kalau ketemu orang yang tidak dikenal menawarkan sesuatu, misalnya kayak permen, anak-anak harus berhati-hati. Anak-anak harus menolaknya," kata Presiden Jokowi dalam acara penyuluhan bahaya narkoba di Hall C1 JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017. Penyuluhan itu disampaikan di hadapan sekitar 1.500 siswa-siswi SD DKI Jakarta.

    Baca: Jokowi Minta Pengedar Narkoba Ditembak, Ini ...

    Jokowi meminta anak-anak melapor kepada orang tua atau guru bila ada orang yang tidak dikenal menawari makanan yang mencurigakan. "Anak-anak harus berhati-hati dengan narkoba. Kita harus tegas menyatakan “tidak” pada narkoba," ujar Jokowi.

    Pesan itu disampaikan Presiden Jokowi sehubungan dengan maraknya penyebaran narkoba yang banyak menyasar anak-anak usia sekolah. Kasus teranyar yang menghebohkan terjadi di Palu, Sulawesi Tengah. Lebih dari 100 remaja mengkonsumsi pil jenis PCC. Beberapa di antaranya tewas dan puluhan lainnya harus dirawat di rumah sakit.

    Baca juga: Menteri Khofifah: Awas Anak Dijadikan ...

    Seusai memberikan penyuluhan singkatnya, Presiden Jokowi menuju Hall D2 JIExpo Kemayoran. Jokowi memberikan penyuluhan yang sama tentang bahaya narkoba pada siswa-siswa SMP dan SMA. "Hati-hati terhadap bahaya narkoba.”

    Indonesia, kata Jokowi, membutuhkan sumber daya manusia yang unggul untuk maju. "Siapkan diri kalian untuk menghadapi kompetisi global."

     Baca Lagi: Pemilu 2019: Jokowi Bisa Kalahkan Lagi Penantang, Jika…


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.