PSI Targetkan 20 Persen Kursi Legislatif pada Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSI, Grace Natalie, dalam konferensi pers pembukaan pendaftaran calon anggota legislatif di Kantor DPP PSI, 27 Agustus 2017. TEMPO/Andita Rahma

    Ketua Umum PSI, Grace Natalie, dalam konferensi pers pembukaan pendaftaran calon anggota legislatif di Kantor DPP PSI, 27 Agustus 2017. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilihan umum untuk legislatif dan presiden akan dilakukan pada 2019 mendatang. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pun menargetkan bisa mendapat 20 persen kursi pada pemilu 2019 mendatang.

    "Supaya bisa memasang atau mengajukan calon pada pilpres mendatang (2025 - 2030)," kata Ketua Umum PSI, Grace Natalie kepada wartawan usai mendaftarkan partainya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kantor KPU pada Selasa, 10 Oktober 2017.

    Baca: PSI Mendaftar ke KPU sebagai Calon Peserta Pemilu 2019

    PSI hari ini mendatangi KPU untuk mendaftarkan partainya agar bisa ikut berlaga pada pemilu 2019. Pendaftaran ini adalah bagian dari proses verifikasi, baik bagi partai politik baru maupun lama, untuk bisa mengikuti proses pemilu.

    Grace mengatakan dirinya optimis bisa mendapatkan suara yang ditargetkan pada pemilu mendatang. Menurut dia, PSI sedang melakukan perekrutan calon-calon legislatif dari kalangan profesional dan diuji oleh juri yang independen dan kompeten.

    Baca: PSI Minta KPU Verifikasi Seluruh Partai Peserta Pemilu

    Dengan cara itu, Grace yakin bisa menarik minat orang, baik untuk memilih dan bergabung sebagai anggota partai maupun sebagai caleg. Apalagi PSI hadir sebagai partai alternatif yang menghadirkan calon-calon profesional dan punya kapasitas. "Supaya kami bisa menciptakan politik yang lebih baik," kata Grace.

    Selain itu, Grace optimis partainya bisa lolos verifikasi partai politik oleh KPU. Menurut dia, verifikasi KPU tersebut secara administratif tidak jauh berbeda dengan verifikasi yang dulu pernah dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM ketika PSI mendaftar sebagai partai politik.

    "Kami optimis, karena ini adalah hasil kerja selama tiga tahun oleh lebih dari 25.000 pemuda dan pemudi," ucap Grace.

    Apalagi menurut catatan, PSI hingga sekarang telah memiliki perwakilan di seluruh provinsi di Indonesia. Sudah ada pula perwakilan di lebih dari 415 kota dan kabupaten serta lebih dari 5.000 kecamatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.