Syahrini Bersedia Jadi Saksi pada Sidang Kasus First Travel

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait pemeriksaan atas kasus dugaan suap dan pencucian uang agen perjalanan umrah PT First Travel di Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, 27 September 2017. Andita Rahma

    Syahrini akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait pemeriksaan atas kasus dugaan suap dan pencucian uang agen perjalanan umrah PT First Travel di Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, 27 September 2017. Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta – Penyanyi Syahrini bersedia menjadi saksi jika dibutuhkan dalam persidangan kasus PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) nanti. Hal itu diungkapkan Syahrini saat didampingi pengacara Hotman Paris menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan pencucian uang First Travel di Mabes Polri, Senin, 9 Oktober 2017.

    Selama pemeriksaan, Syahrini hanya bertemu sekali dengan Bos First Travel, Andhika Surachman, dan dua kali dengan Anniesa Hasibuan. “Pertamanya ketemu di Hotel Mulia karena meeting. Kedua, ketemu di Bandara saat mau berangkat umrah,” ujar Syahrini.

    Baca juga: Kasus First Travel, Bareskrim Usut Biaya Umrah Syahrini

    Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka dari pemilik First Travel yakni pasangan suami istri Andhika Surachman dan Anniesa Hasibuan, beserta adik Anniesa, Kiki Hasibuan. Ketiga tersangka tersebut kini menjadi tahanan titipan Bareskrim di Polda Metro Jaya.

    First Travel pun menawarkan kerja sama kepada Syahrini. Yakni, memberikan potongan harga sebesar 50 persen dari harga reguler dengan fasilitas VVIP. Ia beserta 12 anggota keluarganya hanya perlu membayar Rp 197 juta. Perkiraan uang yang dikeluarkan First Travel untuk umrah keluarga Syahrini sekitar Rp 1 miliar.

    Salah satu modus First Travel guna menggaet minat masyarakat dengan menggunakan jasa artis untuk mempromosikan agen perjalanan umrah tersebut. Selain itu, harga umrah yang lebih murah dari agen lainnya menjadi daya tarik para calon jamaah.

    Syahrini diperiksa untuk pertama kali sebagai saksi kasus First Travel pada Rabu, 27 September 2017. Kala itu, ia hanya diperiksa selama dua jam karena terbentur jadwal.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.