Presiden Jokowi: Kepercayaan Publik ke Polri 78 Persen

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, berfoto bersama jajaran kepolisian seusai apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, 9 Ok

    Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, berfoto bersama jajaran kepolisian seusai apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, 9 Ok

    TEMPO.CO, Semarang – Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengangkat kepercayaan publik hingga bisa mencapai angka 78 persen. Tingkat kepercayaan publik ini, kata Jokowi, menempatkan polisi pada posisi empat besar dengan kepercayaan publik terbesar.

    “Saya sangat senang bahwa public trust kepada Polri saat ini menjadi empat besar di 78 persen. Tapi saya tidak mau Kapolri berhenti di angka ini. Naikkan lagi ke atas angka 80 persen,” kata Jokowi saat memberi arahan dalam Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 9 Oktober 2017.

    Baca: Presiden Jokowi: Politik Polri Adalah Politik Negara

    Ia pun meminta kepolisian memproses digitalisasi pelayanan publik secara cepat. Beberapa di antaranya digitalisasi pembuatan surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Ia menilai kepercayaan publik mahal harganya. “Ini sudah ada kepercayaan, jangan sampai rusak karena satu dua oknum,” ujarnya.

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menilai apa yang disampaikan Presiden Jokowi adalah peringatan untuk terus memperbaiki institusi dalam pelayanan publik. Caranya, dengan melakukan inovasi dan terobosan untuk memperkuat kedekatan polisi dan masyarakat. “Termasuk perilaku kepolisian agar juga lebih berempati pada publik dan seterusnya,” ujarnya.

    Baca: Menjelang Pilkada 2018, Polri Gelar Apel Kasatwil di Semarang

    Presiden Jokowi membuka Apel Kasatwil 2017 ini secara resmi. Sejumlah pejabat tinggi negara hadir. Beberapa di antaranya adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan beberapa perwakilan lembaga lain.

    Tito pun meminta agar apel ini dijadikan evaluasi bagi personel Polri untuk membangun kepercayaan publik. Terlebih lagi, kata dia, kepercayaan publik diperlukan agar kepolisian bisa mengamankan pilkada 2018 yang bakal digelar di 171 daerah. “Dari arahan Bapak Presiden, kami yakin akan bisa memberikan motivasi, bagi jajaran Polri untuk memberikan yang terbaik, bagi bangsa dan negara,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.