Rayakan HUT dan Rakernas, Partai Golkar Undang Presiden Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rapimnas Golkar/TEMPO/Fransiskus S

    Rapimnas Golkar/TEMPO/Fransiskus S

    TEMPO.CO, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan partainya akan menggelar rapat kerja nasional dan merayakan hari jadi ke-53 pada 28-29 Oktober 2017 di Makassar. Dalam acara ini, Golkar mengundang Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk hadir.

    Idrus menjelaskan, partainya telah memutuskan akan mengusung Jokowi pada pemilihan presiden 2019. Sebab itu, dalam acara rakernas itu, Golkar akan kembali mensosialisasikan dan memastikan Jokowi sebagai calon presidennya. “Kami proyeksikan akan semakin berpengaruh bagi rakyat,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 9 Oktober 2017.

    Baca: Setya Ambil Alih Kepemimpinan Harian Golkar dari Idrus-Nurdin

    Namun, kata Idrus, pihaknya belum mendapatkan jawaban dari pihak Istana terkait dengan kesediaan presiden. “Kami kan baru rapatkan tadi malam. Malam baru keputusan, setelah itu kami komunikasikan,” kata Idrus. Dia menuturkan rangkaian peringatan HUT Golkar akan dimulai sejak Kamis, 19 Oktober 2017. Golkar akan menggelar seminar kebangsaan yang akan dilakukan di Hotel Kartika Chandra.

    Baca: Setya Novanto Bakal Hadir di Agenda Golkar ini

    Acara berikutnya, yaitu pada keesokan harinya, 20 Oktober 2017, akan ada dua acara sekaligus. Acara pertama berupa ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Kalibata, bersama sekitar 2.000 kader dan pengurus Golkar. Dalam acara ini, Ketua Umum Golkar Setya Novanto akan menjadi inspektur upacara. Setelah itu, Idrus melanjutkan, partainya akan menggelar syukuran dengan melakukan “tumpengan” bersama anak yatim.

    Selain itu, Partai Golkar bakal menyelenggarakan festival maulid dan pengajian kebangsaan. “Ini dilakukan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional,” ujar Idrus. Partai berlambang pohon beringin ini mengadakan pula pekan kreativitas yang melibatkan generasi muda dan dilakukan di Makassar. Rencananya para pengurus menggelar jalan santai bersama 200 ribu peserta. “Dengan hadiah-hadiah seperti rumah, mobil, motor, dan umrah,” katanya.

    Baca juga: Survei Pemilu 2019: Resep Jokowi  Kalahkan Penantang Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.