Menyusul Perindo, NasDem dan Hanura Segera Mendaftar ke KPU

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU RI Arief Budiman (dua kiri) bersama komisioner KPU  Evi Novida Ginting Manik (kiri), Ilham Saputra, Viryan, Hasyim Asyari (kanan), saat mengikuti uji publik rancangan Peraturan KPU, di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, 31 Mei 2017. Uji publ

    Ketua KPU RI Arief Budiman (dua kiri) bersama komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik (kiri), Ilham Saputra, Viryan, Hasyim Asyari (kanan), saat mengikuti uji publik rancangan Peraturan KPU, di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, 31 Mei 2017. Uji publ

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Viryan Aziz menyampaikan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menjadi partai politik pertama yang mendaftarkan diri ke KPU. Menurut dia, akan ada dua partai politik lagi yang segera menyusul setelah Perindo.

    "Sehabis ini, yang berencana mendaftar adalah Hanura dan NasDem. Namun keduanya belum konfirmasi lagi kapan akan mendaftar," ujarnya saat dicegat awak media di kantor KPU, Senin, 9 Oktober 2017.

    Baca: KPU Meminta MK Segera Memutus Gugatan Verifikasi Parpol

    Viryan berujar kelancaran sebuah partai politik mendaftar ke KPU bisa dilihat dari proses input datanya. Jika input data beres, proses pendaftaran tak akan memakan waktu lama.

    Sejauh ini, kata Viryan, baru ada 11 partai yang sudah melakukan input data sekitar 75 persen di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU. Selain itu, ada 10 parpol yang belum melakukan input sampai 75 persen data daerah.

    Baca: Daftarkan Perindo ke KPU, Rombongan Hary Tanoesoedibyo Konvoi

    Malahan, menurut Viryan, ada sembilan partai yang masih nol persen dalam hal proses input data. Viryan berharap parpol yang belum beres melakukan input data segera menyelesaikannya pekan ini.

    "Partai peserta pemilu 2014 sudah ada progresnya. Namun yang di atas 75 persen ini ada partai baru dan partai lama. Harapan kami, minggu ini sudah selesai semua, ya," ucapnya. Dia mengatakan KPU siap memberikan bantuan bagi partai yang kesulitan melakukan input data.

    Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo mengakui partainya sempat kesulitan menggunakan Sipol KPU. Untungnya, masalah itu segera tertangani sehingga proses pendaftaran pun tak terpengaruh.


  • KPU
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.