Di Rutan Bareskrim, Anniesa Hasibuan Menyusui Anaknya

Reporter

Anniesa Hasibuan. nyfw.com

TEMPO.CO, Jakarta -Komisaris Besar Polisi (AKBP) Barnabas S. Imam mengatakan, pemilik First Travel, Anniesa Hasibuan sempat melayangkan surat ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk diberikan izin menyusui bayinya.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya ini merespon permintaan itu dengan baik. Mereka mengizinkan Anniesa menyusui bayinya di rutan Narkoba, Polda. “Karena rutan Bareskrim dititipkan di rutan kami (rutan Narkoba), kami yang mengurus soal ini," tutur Barnabas pada Selasa, 26 September 2017.

Baca: Arti Kaya, Belajar dari Anniesa Hasibuan & Istri Mark Zuckerberg

Di rumah tahanan Polda, Anniesa dan suaminya Andika, ditahan secara terpisah. Namun yang paling membuat Anniesa bersedih adalah larangan untuk menyusui buah hatinya di rumah tahanan. Karena itulah, Anniesa melayangkan surat ke KPAI. Barnabas sendiri menganggap permintaan Anniesa sangat manusiawi didasarkan pada naluri seorang ibu. Walhasil, Anniesa boleh menyusui bayinya di sana.

Menurut Menurut Trimo, Penjaga Rutan Bareskrim, seminggu dua kali Anniesa menyusui bayinya yang baru dilahirkan pada Juli lalu. Bisa Senin dan Kamis, atau Selasa dan Jumat – sekitar 20-30 menit setiap kali menyusui. Ketika Anniesa ditangkap pada pertengahan Agustus, anak keduanya itu baru berusia tiga minggu.

"Kami di rutan Polda sangat mengedepankan sisi humanis, berasaskan memperlakukan para tahanan secara manusiawi," kata Barnabas, alumni SEPA Polri tahun 1991 hingga 1992 ini.

Sel perempuan rutan ini yang juga ditempati Anniesa Hasibuan, menurut Barnabas, juga memiliki kegiatan pengajian yang berlangsung setiap minggu sekali yaitu saban hari Jumat mulai pukul 15.30 sampai 17.30 atau setelah shalat Ashar hingga setelah shalat Magrib. Di rutan Kriminal Umum dan Khusus pengajian dilakukan pada hari Kamis mulai pukul setengah empat sore hingga menjelang Magrib pukul setengah enam sore. Sementara di rutan Narkoba pengajian berlangsung setiap hari Rabu bada Ashar hingga menuju shalat Magrib.

HADRIANI P.






4.328 Data Korban First Travel Diserahkan ke Kejari Depok

10 hari lalu

4.328 Data Korban First Travel Diserahkan ke Kejari Depok

Kejari Depok diharapkan dapat melakukan verifikasi korban First Travel untuk mengembalikan barang bukti kepada yang berhak.


Korban First Travel Meminta Kejari Depok Mendata Penerima untuk Pengembalian Uang

20 hari lalu

Korban First Travel Meminta Kejari Depok Mendata Penerima untuk Pengembalian Uang

Pengacara korban First Travel meminta Kejari Depok mendata nama-nama korban yang berhak menerima pengembalian uang.


Kejari Depok akan Jalankan Putusan MA soal First Travel Secara Hati-hati

23 hari lalu

Kejari Depok akan Jalankan Putusan MA soal First Travel Secara Hati-hati

Mahkamah Agung memutuskan untuk mengembalikan aset First Travel kepada para korban yang sebelumnya dirampas negara.


Aset First Travel Dikembalikan ke Korban, Kejaksaan Depok: Belum Terima Putusan Lengkap

23 hari lalu

Aset First Travel Dikembalikan ke Korban, Kejaksaan Depok: Belum Terima Putusan Lengkap

Kejari Kota Depok menyatakan belum menerima putusan lengkap MA yang mengabulkan peninjauan kembali soal perkara First Travel


Kasus First Travel, LBH Street Lawyer Minta Kejaksaan Segera Kembalikan Aset Sitaan ke Korban

24 hari lalu

Kasus First Travel, LBH Street Lawyer Minta Kejaksaan Segera Kembalikan Aset Sitaan ke Korban

Kejaksaan Agung belum juga mengembalikan aset kasus penipuan First Travel ke korban meskipun putusan PK oleh MA telah berumur delapan bulan.


Anggota Polda Metro Jaya Raih Gelar Doktor dengan Studi First Travel dan Pandawa

7 Januari 2022

Anggota Polda Metro Jaya Raih Gelar Doktor dengan Studi First Travel dan Pandawa

Anggota Polda Metro Jaya Komisaris Supriyanto berhasil meraih gelar doktor kriminologi dengan predikat Cumlaude dari FISIP UI.


PK Terpidana First Travel: Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan ke Korban

12 Agustus 2020

PK Terpidana First Travel: Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan ke Korban

Terpidana kasus penipuan dan penggelapan oleh First Travel mengajukan PK ke Pengadilan Negeri Depok, pada Senin, 11 Agustus lalu.


YLKI Minta Kasus Jiwasraya Jangan Sampai Seperti First Travel

14 Januari 2020

YLKI Minta Kasus Jiwasraya Jangan Sampai Seperti First Travel

Khawatir nasib nasabah Jiwasraya sama seperti korban First Travel, YLKI minta jaminan Erick Thohir.


BPKN Minta Pemerintah Berangkatkan Umrah Jamaah First Travel

16 Desember 2019

BPKN Minta Pemerintah Berangkatkan Umrah Jamaah First Travel

Pemerintah diminta bertanggung jawab terhadap jamaah First Travel.


Korban Penipuan Properti Syariah Cemas Bernasib Sama First Travel

16 Desember 2019

Korban Penipuan Properti Syariah Cemas Bernasib Sama First Travel

Beberapa korban penipuan rumah berkedok pengembang syariah, khawatir akan bernasib sama seperti korban First Travel.