Lagi, Anak Bangsa Berprestasi di Ajang International

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Yamaha3-06-10-12

    Foto Yamaha3-06-10-12

    Kita patut bangga dengan torehan prestasi anak-anak muda Indonesia di kancah global. Sepanjang tahun 2016 lalu misalnya, ada belasan penghargaan yang diraih. Sebutlah misalnya meraih satu emas dan empat perak dalam Olimpiade Fisika Internasional di Zurich, Swiss, 10-17 Juli 2016. Di bidang IT, anak muda kita mengharumkan nama Indonesia dalam kompetisi overclocking tingkat dunia, Galax Overclocking Carnival (GOC) 2016 di China. Prestasi lain adalah meraih medali emas kontes matematika dunia (International Mathematics Contest) di Singapura awal Agustus 2017.

    Melengkapi prestasi membanggakan di atas, raider Galang Hendra berhasil mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di Sirkuit Madras, Chennai, India, pada 24 September 2017 lalu. Pemuda 18 tahun ini telah membuat harum nama Indonesia dengan kesuksesannya meraih podium tertinggi dalam race 2 seri 5 kelas Asia Production 250 (AP250) di gelaran Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017).

    Dalam ajang ini, Galang Hendra membuktikan janjinya untuk lebih baik di race 2 setelah finish ke-3 di race pertama. Dari awal hingga akhir Lap, Galang berhasil menguasai balapan tanpa perlawanan. Hal itu membawa pembalap Yamaha Racing Indonesia ini berhasil menjadi juara dengan membesut Yamaha YZF-R25, disusul Tomoyoshi Koyama di finish kedua dengan CBR250RR, dan ketiga ada CBR250RR Takehiro Yamamoto. Sedangkan Gerry Salim dengan penuh perjuangan dari belakang, hanya finish di posisi ke-5 di belakang Anupab Sarmoon.

    “Saat race pertama, alhamdulillah saya bisa podium ke-3 dan race ke-2 saya bisa meraih yang lebih maksimal sebagai podium tertinggi. Semoga saat final ARRC 2017 di Thailand nanti saya dapat memperoleh podium kembali,“ ujar Galang Hendra yang Minggu, 18 September 2017 lalu, bertarung di balap Super Sport Dunia 300 (WSSP300) di Portimao, Portugal.

    Dengan keberhasilannya di ARRC 2017 ini, Galang Hendra saat ini berada di posisi ke-6 klasemen sementara AP250.

    Selain merebut juara AP250 di ARRC 2017 India, Galang Hendra juga mencatat waktu terbaik, yaitu 1 menit 56,105 detik saat race ke-2. Dalam hal ini, para teknisi Yamaha Racing Indonesia (YRI) cepat dan optimal dalam memberikan respon, sehingga set-up perfoma R25 Galang Hendra dapat unggul dari para rivalnya.

     Rekan satu tim Galang Hendra, Rey Ratukore, mengalami insiden di tikungan ke-10. Ban depannya sliding di awal lap. “Saat race 2 awalnya sangat baik. Namun memasuki lap ke-2, saya mengejar Anupab di cornering ke-10 dan terjadi high-side ban depan, sehingga saya tidak bisa melanjutkan lomba. Race final nanti saya akan berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih baik," kata Rey Ratukore yang finish ke-5 saat race pertama.

     Hal yang sama dialami Wahyu Aji di kelas Underbone 150 cc (UB150). Dia juga mengalami crash di lap ke-3 pada tikungan ke-7. Namun kondisi Wahyu Aji tidak mengalami cedera serius. “Untuk seri ini memang belum rezeki. Saya dan tim sudah melakukan hal yang terbaik. Saat race ke-2, saya ingin mencoba maju ke depan, namun saat keluar tikungan ke-7, saya mengalami high-side. Ke depan, saya akan berusaha lebih baik," ucap Wahyu Aji yang ada di urutan ke-2 klasemen sementara UB150 hingga ARRC 2017 India.

    Wahyu Rusmayadi, manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) mengatakan sangat senang dengan hasil di race pertama dan race ke-2 AP250. "Kita dapat lebih maksimal hingga memberikan podium pertama. Terimakasih kepada Galang yang telah memberikan perfoma terbaik, juga untuk Rey Ratukore dan Wahyu Aji. Semoga saat final race di Thailand nanti dapat memberikan hasil yang sama," katanya.

    Hasil Balap Asia Road Racing Championship 2017, India : http://bit.ly/2jWNZP1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.