Di Bui, Anniesa Hasibuan, Suka Menyendiri dan Rindu Bayi

Reporter:
Editor:

Hadriani Pudjiarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anniesa Hasibuan di acara Wardah Youniverse di Jakarta,  8 April 2017. Tempo/Rini K

    Anniesa Hasibuan di acara Wardah Youniverse di Jakarta, 8 April 2017. Tempo/Rini K

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemilik First Travel, Anniesa Hasibuan bersama sang suami, Andika Surachman, kini berada di rumah tahanan Narkoba Polda. Kompleks kantor Markas Besar kepolisian di Jalan Trunojoya, Kebayoran, Jakarta Selatan, tempat ia ditahan selama ini sedang direnovasi total. Karena itu semua tahanan Bareskrim --termasuk Anniesa— dititipkan di rutan Narkoba, Polisi Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) DKI Jakarta, di kawasan Gatot Soebroto, Sudirman, Jakarta Selatan.

    Baca: Anniesa Hasibuan di Ranah Fashion, Apa Ciri Khas Koleksinya

    Dibandingkan dengan rumah tahanan bareskrim, rutan tahanan Narkoba Polda sangat memprihatinkan. Ada bangsal besar yang berada di lantai dua untuk menerima kunjungan keluarga, kerabat dan relasi para penghuni rumah tahanan ini. Ruangan ini beralaskan karpet besar warna biru dan dipakai oleh para tahanan menemui keluarga, kerabat atau relasi yang menjenguknya. Semua duduk lesehan di lantai yang beralaskan karpet, tidak ada yang di kursi.

    Siang itu, Selasa, 26 September 2017, sosok Anniesa tampak di kejauhaan, menyendiri, duduk di ujung bangsal yang kira-kira berukuran 5 x 10 meter itu. Saat itu, karena waktu jam besuk, para penghuni rumah tahanan membaur dengan para pengunjung. Menurut Trimo, Penjaga Rutan Bareskrim, siang itu belum ada kunjungan untuk Anniesa.

    "Ibu Anniesa agak tertutup, suka menyendiri dan kurang suka berinteraksi dengan tahanan yang lain," kata dia. Menurut Trimo, Penjaga Rutan Bareskrim, Anniesa kini lebih banyak beribadah. Anniesa perancang busana muslim yang pernah sukses mengikuti ajang Fashion Week di London kini terpaksa ditahan karena masalah First Travel.

    Menurut Trimo, seminggu dua kali Anniesa menyusui bayinya yang baru dilahirkan pada Juli lalu. Bisa Senin dan Kamis, atau Selasa dan Jumat – sekitar 20-30 menit setiap kali menyusui. "Dan karena bayi tidak boleh dibawa ke dalam sel, Ibu Anniesa menyusui bayinya yang dibawa dan ditemani baby sitter atau pengasuh bayi di ruangan saya, Kepala Rutan," kata dia.

    Selama menyusui bayinya, menurut Trimo, mantan bos First Travel itu selalu bicara dan mengajak komunikasi bahasa ibu kepada buah hatinya yang masih bayi. Mungkin, cara ini sebagai bentuk kasih sayang dan hasrat rindu yang mendalam Anniesa pada buah hatinya. Lantaran terjerat kasus penipuan, Anniesa harus berpisah dengan buah hati tercinta . Ketika Anniesa ditangkap, anak keduanya itu baru berusia tiga minggu. "Kelihatannya, sebagai ibu, Anniesa sangat merindukan buah hatinya yang masih bayi dan terpisah dengan dirinya."

    Tak banyak bicara, Anniesa tak pernah rewel dalam soal makanan. Kalaupun tidak berkenan dengan menu yang disajikan di rutan, dia tidak menyantap makanan itu dan diam. "Keluarga dan kerabat yang datang sering juga membawa makanan. Namun, saya nggak tahu persis apa jenisnya," kata Trimo tentang Anniesa Hasibuan.

    HADRIANI P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.