Anak-anak Ceriyanti Datangi Kedubes Malaysia

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta: Dua anak Ceriyati, Ade Nur Iman, 15 tahun, dan Anggun Yana Rizky, 5 tahun, mendatangi Kedutaan Besar Malaysia, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (20/6). Kedua bocah itu ditemani ayah mereka, Ridwan (39) dan menuntut segera dipertemukan dengan Ceriyati. “Kami sudah putus komunikasi seajak akhir tahun lalu,” kata Ridwan. Si bungsu Anggun, mengaku sedih ketika mengetahui nasib ibunya di Malaysia. Apalagi, selama ini dia tidak pernah tahu kabar tentang ibunya. “Saya ingin ketemu ibu. Kangen,” katanya. Keluarga Ceriyati tadi didampingi 50 aktivis dari Migrant Care dan Masyarakat Jaga Kali Brebes. Mereka membawa puluhan spanduk dan poster yang bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Ceriyati”, “Tegakkan HAM Buruh Migran”, “Ambalat Disikat, TKI Dibabat”. Anis Hidayah, koordinator Migrant Care berharap pemerintah Malaysia mengabulkan permintaan keluarga dengan Ceriyati. “Ini sebagai bentuk pendampingan. Ceriyati jelas membutuhkan dukungan dari pihak keluarga,” katanya. Selain itu, keluarga dan Migrant Care akan mendesak Departemen Luar Negeri, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI segera memberangkatkan keluarga ke Malaysia. “Pemerintah harus tanggungjawab,” katanya. Ia juga menuntut agar pemerintah Malaysia mengusut tuntas kasus yang menimpa warga Kedung Bokor, Larangan, Brebes ini segera diusut tuntas. “Jangan sampai bertele-tele seperti yang menimpa Nirmala Bonat,” katanya. Selain itu, seluruh hak-hak Ceriyati seperti gaji selama 9 bulan dan advokasi hukum harus diberikan, Kedatangan keluarga Ceriyati diwarnai dengan aksi happening art oleh sejumlah aktivis. Mereka memperagakan kekejaman Ivone Siew menyiksa Ceriyati hingga wajahnya lebam. Upaya Ceriyati kabur dari lantai 15 apartemen majikannya pun di reka ulang. ‘Ceriyati’ kemudian mencoba kabur menggunakan jalinan selimut dan kain yang dipasang di pagar Kedubes Malaysia setinggi 4 meter. Ninin Damayanti





Kunjungi PT GNI, Wamenaker Sebut Penyebab Bentrok Karyawan karena K3

19 hari lalu

Kunjungi PT GNI, Wamenaker Sebut Penyebab Bentrok Karyawan karena K3

Wamenaker menyatakan penyebab bentrokan di PT GNI karena demo karyawan soal K3.


5 Hari Usai Bentrok Pekerja Berujung Maut di PT GNI, Bupati Morowali Utara Beberkan Kondisi Terkini

20 hari lalu

5 Hari Usai Bentrok Pekerja Berujung Maut di PT GNI, Bupati Morowali Utara Beberkan Kondisi Terkini

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi membeberkan kondisi di PT GNI usai kerusuhan di perusahaan tersebut pada Sabtu, 14 Januari 2023.


Minta PT GNI Perhatikan Pekerja, Wamenaker: Kan Sayang, Kerugian Puluhan Miliar, Ada Korban Jiwa

20 hari lalu

Minta PT GNI Perhatikan Pekerja, Wamenaker: Kan Sayang, Kerugian Puluhan Miliar, Ada Korban Jiwa

Wamenaker meminta PT GNI lebih memperhatikan kesejahteraan karyawan agar tak lagi terjadi bentrokan dan menimbulkan kerugian material.


Jokowi Utus Menteri Temui DPR Demi Percepat Pengesahan UU PPRT

21 hari lalu

Jokowi Utus Menteri Temui DPR Demi Percepat Pengesahan UU PPRT

Jokowi memerintahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk mempercepat RUU PPRT yang mangkrak 19 tahun lamanya.


Mahfud MD Minta PT GNI Terbuka soal Ketenagakerjaan Usai Terjadi Bentrokan

22 hari lalu

Mahfud MD Minta PT GNI Terbuka soal Ketenagakerjaan Usai Terjadi Bentrokan

Mahfud berharap PT GNI bisa menyikapi tuntutan pekerja dengan arif, sebaliknya para pekerja harus bisa menyampaikan aspirasi proporsional


Kisruh PT GNI di Morowali Utara, Polda Sulteng Periksa 71 Orang

23 hari lalu

Kisruh PT GNI di Morowali Utara, Polda Sulteng Periksa 71 Orang

Polda Sulteng mengamankan 71 orang dalam kerisuhan karyawan pabrik smelter nikel PT Gunbuster Nickel Industri (PT GNI).


Kronologi Bentrok Ratusan Pekerja PT GNI, Sebabkan Tiga Orang Tewas: 1 TKA dan 2 TKI

23 hari lalu

Kronologi Bentrok Ratusan Pekerja PT GNI, Sebabkan Tiga Orang Tewas: 1 TKA dan 2 TKI

Ratusan pekerja bentrok di area smelter PT Gunbuster Nickel Industri (PT GNI). Tiga orang tewas, satu di antaranya tenaga kerja asing (TKA).


PRT Indonesia Curi Perhiasan Majikan Singapura Rp 650 Juta, Menangis Minta Dibebaskan

27 hari lalu

PRT Indonesia Curi Perhiasan Majikan Singapura Rp 650 Juta, Menangis Minta Dibebaskan

Seorang PRT asal Indonesia terancam 8-10 bulan penjara karena mencuri uang dan perhiasan milik majikannya di Singapura.


Polda Banten Telusuri Kematian Pekerja Migran asal Tangerang di Arab Saudi

28 hari lalu

Polda Banten Telusuri Kematian Pekerja Migran asal Tangerang di Arab Saudi

Marsih alias Jumhanah, 42 tahun, seorang pekerja migran Indonesia tewas di Arab Saudi


Malaysia Ubah Kebijakan Soal Tenaga Kerja Asing

28 hari lalu

Malaysia Ubah Kebijakan Soal Tenaga Kerja Asing

Kurangnya tenaga kerja membuat pemerintah Malaysia melaksanakan Program Rekalibrasi Tenaga Kerja dan Rencana Relaksasi Tenaga Kerja Asing.