HUT TNI Ke-72, Gatot Nurmantyo Sampaikan Pesan Menjelang Pensiun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara tabur bunga dalam rangka HUT ke-72 TNI. Tabur bunga dilakukan dengan KRI Soeharso di Selat Sunda, 3 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara tabur bunga dalam rangka HUT ke-72 TNI. Tabur bunga dilakukan dengan KRI Soeharso di Selat Sunda, 3 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Cilegon - Pada HUT TNI ke-72, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menginstruksikan segenap pimpinan di TNI untuk menyiapkan kader penerusnya lantaran dia bakal pensiun pada Maret 2018.

    "Upacara ini saya undang semua pemangku utama para komandan korem, para asisten sehingga ini melihat maksud saya menyiapkan kader-kader saya agar mereka semuanya siap menerima tongkat estafet," kata Gatot dalam peringatan HUT TNI ke-72 di Dermaga Kiat Indah, Cilegon, Banten, Kamis 17 Oktober 2017.

    Baca juga: HUT TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo Jamin Kesetiaan TNI pada Rakyat

    Gatot berharap penerusnya mampu melakukan transformasi di tubuh TNI serta meningkatkan kinerja TNI di masa-masa berikutnya. "Saya yakin kader-kader TNI sudah dipersiapkan untuk itu," ucapnya.

    Dalam pidatonya pada HUT TNI ke-72, Gatot menjamin kesetiaan prajurit TNI terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945. Dia menegaskan ketiga elemen tersebut melekat terhadap setiap prajurit TNI.

    "Izinkan saya tegaskan kembali, bahwa sampai kapan pun TNI akan setia dan menjunjung tinggi sumpah prajurit yang tadi disampaikan bapak Presiden," ujarnya.

    Selain itu, Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa politik yang dijalankan TNI adalah politik negara. Dalam artian setiap prajurit harus mengabdikan diri untuk menegakkan NKRI, menaati hukum yang berlaku dan mengutamakan kepentingan rakyat. "Serta taat kepada atasan yaitu Presiden RI yang dipilih secara sah sesuai konstitusi," ujarnya.
     
    KARTIKA ANGGRAENI

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.