HUT TNI, Gatot Nurmantyo Apresiasi Warga Kumpul Sejak Dinihari

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan sambutan dalam pagelaran Wayang NKRI dengan lakon

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan sambutan dalam pagelaran Wayang NKRI dengan lakon "Parikesit Jumeneng Noto" di depan Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 29 September 2017. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Cilegon - Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo senang atas tingginya antusiasme warga yang ikut meramaikan peringatan hari ulang tahun TNI ke-72. Gatot mengapresiasi kesediaan warga yang sudah berdatangan sejak dinihari untuk mengikuti perayaan hari ini.

    "Tentunya, saya beserta kepala staf angkatan dan prajurit tidak ada kata lain selain bersyukur. Dari jam 2 malam, masyarakat sudah berkumpul di sini," ujar Gatot saat memberi keterangan pers di Dermaga Kiat Indah, Cilegon, Banten, Kamis, 5 Oktober 2017.

    Baca: HUT TNI, Presiden Jokowi Ingatkan Loyalitas Tentara pada NKRI

    Peringatan HUT TNI ke-72 digelar di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis, 5 Oktober 2017. Acara tersebut diikuti 5.932 orang. Mereka berasal dari Batalion Upacara 1 Perwira Gabungan, Brigade Upacara II Akademi TNI, Brigade Upacara TNI Angkatan Darat, Brigade Upacara TNI Angkatan Laut, Brigade Upacara TNI Angkatan Udara, Batalion Upacara PNS, Batalion Komponen Cadangan, dan Batalion Pasukan Lintas Sejarah TNI. Di antara mereka, ada yang melakukan parade dan defile.

    Peringatan HUT TNI ke-72 dengan inspektur upacara Presiden Joko Widodo ini bertema "Bersama Rakyat TNI Kuat". Tema itu memiliki makna kesadaran TNI yang bersumber dari rakyat serta berbuat dan bertindak bersama rakyat menjadi modal utama TNI dalam mengawal serta mengamankan kepentingan nasional menuju cita-cita bangsa.

    Gatot menjamin kesetiaan prajurit TNI terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945 pada HUT TNI ke-72. Gatot menegaskan tiga elemen tersebut melekat pada setiap prajurit TNI.

    "Izinkan saya tegaskan kembali, sampai kapan pun, TNI akan setia dan menjunjung tinggi sumpah prajurit yang tadi disampaikan Bapak Presiden," ujarnya.

    Selain itu, Gatot Nurmantyo menuturkan politik yang dijalankan TNI adalah politik negara dengan mengabdikan diri untuk menegakkan NKRI, menaati hukum yang berlaku, dan mengutamakan kepentingan rakyat. "Serta taat kepada atasan, yaitu Presiden RI, yang dipilih secara sah sesuai dengan konstitusi," ucapnya.

    KARTIKA ANGGRAENI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.