HUT TNI, Dermaga di Pelabuhan Merak Ditutup Sementara

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tak kurang 5.932 prajurit TNI ikut terlibat dalam geladi bersih parade dan defile HUT TNI ke-72 di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon.

    Tak kurang 5.932 prajurit TNI ikut terlibat dalam geladi bersih parade dan defile HUT TNI ke-72 di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon.

    TEMPO,CO. Cilegon – Empat dari enam dermaga yang ada di Pelabuhan Merak, Banten akan ditutup selama 8 jam saat puncak perayaan perayaan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesi TNI Ke-72 di Pelabuhan Indah Kiat, Merak, Kota Cilegon 5 Oktober 2017.

    General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Fahmi Alweni mengatakan, untuk menyukseskan pelaksanaan HUT TNI di Pelabuhan Indah Kiat Merak, pihaknya akan menutup dermaga selama 8 jam. Fahmi mengungkapkan, pada puncak HUT TNI nanti pihaknya hanyan akan mengoperasikan Dermaga I dan II.

    Penutupan itu, kata Fahmi, dilakukan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Jadi penutupan dermaga III, IV, V dan VI pada tanggal 5 Oktober nanti itu mulai dari pukul 05.00 pagi sampai pukul 13.00 WIB. Kegiatan kapal di Pelabuhan Merak dihentikan sementara,” katanya Rabu, 4 Oktober 2017.

    Fahmi memastikan pelayanan di Pelabuhan Merak tetap berjalan seperti biasanya meskipun beberapa dermaga ditutup sementara saat puncak perayaan HUT TNI. “Kita telah berkoordinasi dengan semua pihak termasuk dengan Lanal dan pengusaha kapal,” katanya.

    Sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, selain dinilai aman untuk lokasi perayaan HUT ke-72 TNI, pemilihan Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, sebagai lokasi juga dianggap strategis untuk menyatukan semua kekuatan satuan TNI.

    Gatot mengatakan, Banten merupakan lokasi yang tepat untuk menyatukan penampilan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. “Semua bisa ditampilkan di sini, selain itu Banten juga kami pilih karena faktor keamanan dan sebagainya,” katanya.

    Menurut Gatot, pelaksanaan HUT TNI di Kota Cilegon akan menampilkan kekuatan militer Indonesia seutuhnya. “Kami akan mempertunjukkan kemampuan persenjataan yang dimiliki TNI. Ini juga kami lakukan untuk melaporkan kepada Presiden dan seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya. WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.