Segera Pensiun, Gatot Nurmantyo Siapkan Kader Penerus TNI

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membawa wayang kulit disela pagelaran Wayang NKRI dengan lakon

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membawa wayang kulit disela pagelaran Wayang NKRI dengan lakon "Parikesit Jumeneng Noto" di depan Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 29 September 2017. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan telah menyiapkan kader-kader penerus di TNI. Hal itu terkait dengan segera berakhirnya masa jabatan Gatot sebagai Panglima TNI. "Tugas saya tinggal enam bulan," katanya di Cilegon, Banten, 3 Oktober 2017.

    Gatot menuturkan kader-kader penerus di internal TNI telah disiapkan untuk menjadi pemimpin di masa depan. Dia berujar kader pemimpin TNI dipersiapkan untuk solid antarmatra TNI dan solid ke masyarakat. "Yang paling penting menunjukkan kesatuan komando, (dan) yang sudah ada perlu ditingkatkan lagi," ujarnya.

    Baca juga: Gatot Nurmantyo: Politik Panglima TNI Adalah Politik Negara

    Gatot menjelaskan, dalam berbagai survei, TNI saat ini merupakan institusi yang paling dipercaya masyarakat. Karena itu, kata dia, hal tersebut harus dipertahankan dengan menjaga kepercayaan rakyat. "Ini adalah kerja secara estafet dari para pemimpin dan prajurit TNI," ucapnya.

    Menurut Gatot, persiapan kader pengganti dilakukan agar tongkat estafet ini bisa dipertahankan terus-menerus. Dia menambahkan, hal itu juga menjadi salah satu tujuan ulang tahun ke-72 TNI kali ini. "Sebab, seperti tema yang saya katakan tadi 'Bersama Rakyat TNI Kuat'," tuturnya.

    Baca juga: Hari Ini Panglima TNI Gatot Nurmantyo Pimpin Gladi Bersih HUT TNI

    Gatot Nurmantyo juga menuturkan, sebagai institusi, TNI bukanlah lembaga yang sempurna. Dia mengakui tentu masih ada oknum-oknum TNI yang melakukan kegiatan di luar kepatutan. Karena itu, sebagai Panglima TNI, dia meminta maaf. "Itulah pekerjaan yang harus segera diselesaikan sehingga tidak ada lagi yang seperti itu," katanya.

    SYAFIUL HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.