Jokowi Kutuk Serangan di Las Vegas

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Seskab Pramono Anung saat memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, 9 November 2016. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Seskab Pramono Anung saat memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, 9 November 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam aksi penembakan yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, kemarin. Jokowi mengutuk aksi pelaku penembakan yang memakan banyak korban.

    "Kami juga menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya," kata Jokowi di Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.

    Ahad malam lalu waktu Las Vegas, terjadi serangan mematikan di sebuah festival musik. Tersangka teror, Stephen Paddock, 64 tahun, tewas ditembak polisi. Sementara teman sekamar tersangka bernama Marilou Danley, 62 tahun, masih diburu aparat kepolisian.

    Paddock memuntahkan tembakan dari senjata otomatisnya secara nonstop dari lantai 32 Mandaly Bay Casino ke arah lokasi festival konser musik yang dihadiri sekitar 40 ribu orang.

    Para pengunjung konser musik mengungkapkan tembakan beruntun berlangsung lebih dari lima menit. Tembakan itu telah menewaskan sedikitnya 50 orang dan 100 orang lebih mengalami luka-luka.

    Dari laporan yang diterima kepala negara, tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban. Jokowi pun percaya pemerintah Amerika Serikat bisa menghadapi ancaman yang dilancarkan oleh pelaku terorisme. "Saya yakin Pemerintah Amerika tetap tegar dan kuat," ucapnya.

    ADITYA BUDIMAN | INDEPENDENT| MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.