Survei: 32,4 Persen Responden Menyebut Ekonomi Era SBY Lebih Baik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertemuan Jokowi dengan Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta, 9 Maret 2017. TEMPO/Aditya

    Pertemuan Jokowi dengan Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta, 9 Maret 2017. TEMPO/Aditya

    TEMPO.CO, JAKARTA -Nama Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY muncul dalam tiga besar dalam survei tentang tokoh yang diinginkan untuk menjadi presiden Indonesia. Survei tersebut dirilis Media Survei Nasional pada Senin, 2 Oktober 2017.

    Sebanyak 8,4 responden akan memilih SBY jika pemilihan presiden dilakukan saat ini. Nama SBY berada di bawah Joko Widodo yang mendapat 36,2 persen dan Prabowo dengan perolehan 23,2 persen.

    Penguatan nama SBY ini terkait dengan pertanyaan lain dalam survei tersebut mengenai kondisi ekonomi saat era Jokowi dibanding dengan pemerintahan SBY. Sebanyak 32,4 persen publik menganggap kondisi ekonomi saat era SBY lebih baik ketimbang pemerintahan Jokowi. Sebanyak 30,1 persen masih menganggap ekonomi lebih baik di zaman Jokowi.

    Baca juga: Survei Terbaru SMRC: Elektabilitas Jokowi Teratas, Sebabnya...

    "Publik saat ini mulai membandingkan kinerja ekonomi dengan pemerintahan lalu, ini yang menggerus dominasi suara Jokowi," ucap Direktur Eksekutif Median Rico Marbun saat dihubungi Tempo, Senin, 2 Oktober 2017.

    Menurut Rico hal ini masih merupakan data awal dan masih harus dilihat beberapa bulan ke depan. Dalam survei tersebut menurut Rico juga ditanyakan tentang masalah yang dirasakan oleh publik.

    Sebanyak 83,3 persen respodnen secara spontan menyebutkan ada masalah yang harus diselesaikan. Hampir separuhnya, masalah yang dirasakan publik adalah tekanan ekonomi."Setengahnya itu faktor ekonomi seperti pekerjaan, kebutuhan pokok dan listrik," ucapnya.

    Baca juga: Survei: 40,6 Persen Publik Ingin Capres Selain Jokowi dan Prabowo

    Survei ini dilakukan oleh 1.000 responden dengan margin of error +/-3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel ini dipilih secara random dengan teknik Multistage Random Sampling dan proporsional populasi provinsi dan gender. Dan quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.