Jokowi Mengaku 3 Kali Nonton Film G30S PKI

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi memberi keterangan pers seusai upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur,  1 Oktober 2017. Jokowi mengingatkan agar jangan kekejaman PKI terulang. Tempo/Amirullah Suhada

    Presiden Jokowi memberi keterangan pers seusai upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, 1 Oktober 2017. Jokowi mengingatkan agar jangan kekejaman PKI terulang. Tempo/Amirullah Suhada

    TEMPO.co, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) nonton bareng film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI pada Jumat malam lalu. Dia menyatakan telah menonton film yang disutradarai Arifin C Noer itu sebanyak tiga kali.

    "Nonton barengnya kan 4,5 jam, saya lihat. Ini sudah yang ketiga kali saya nonton," kata Jokowi seusai menghadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Museum Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu, 1 Oktober 2017.

    Baca juga: Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Hari Ini

    Jumat malam, 29 September 2017, Jokowi nobar film G30S PKI di Markas Korem 061 Suryakencana Bogor, Jawa Barat. Dia menyambangi tempat acara yang digelar di halaman tenis indoor Makorem tersebut bersama anggota TNI dan Polri, serta masyarakat. Jokowi tiba di lokasi acara sekitar pukul 20.00 WIB.

    Dalam kesempatan itu, Jokowi didampingi antara lain oleh Komandan Paspampres Mayjen TNI Mar Suhartono, Ajudan Kolonel Mar Ili Dasili, Wakil Komandan Grup A Paspampres Letkol Mar Efhardian, Danrem Bogor Kol Inf Mirza Agus, Kapolres Kombes Pol Ulung Sampurna, Dandim Letkol Arm Doddy Suhadiman.

    Jokowi mengingatkan masyarakat soal sejarah kelam pengkhianatan PKI. Jokowi menegaskan tidak ada ruang bagi PKI untuk hadir lagi di Indonesia. "Jangan sampai sejarah kelam kekejaman PKI terulang lagi," kata dia.

    Jokowi meminta masyarakat memegang teguh Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat jangan sampai memberi ruang pada ideologi-ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila. "Apalagi memberi ruang pada PKI. Tidak," kata dia.

    AMIRULLAH SUHADA

    Baca juga: Inilah Sederet  Jejak Keterlibatan Amerika dalam G 30 S/1965

     

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.