Peneliti SMRC: Isu Kebangkitan PKI Bagian dari Kontestasi Politik

Pendiri SMRC, Saiful Mujani, menjelaskan hasil survei nasional lembaganya terkait NKRI dan ISIS di Jalan Cisadane Nomor 8, Cikini, Jakarta, 4 Juni 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

Jakarta - Hasil survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) mengenai isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) telah dipublikasikan pada Jumat lalu di Kantor SMRC. Hasilnya, mayoritas responden (86 persen) tidak setuju bahwa sekarang sedang terjadi  kebangkitan PKI. Warga yang menyatakan setuju bahwa sekarang kebangkitan PKI hanya 12,6 persen.

Adapun yang yakin bahwa kebangkitan PKI telah mengancam negara hanya sekitar 5 persen dari populasi dewasa nasional. Sejalan dengan itu, warga yang setuju dengan opini bahwa Jokowi adalah orang atau terkait dengan PKI hanya 5,1 persen, yang tidak setuju  75,1 persen dan tidak tahu 19,9 persen.

Baca: Goenawan Mohamad: Isu Kebangkitan PKI itu Konyol

SMRC  menyimpulkan bahwa isu PKI  erat kaitannya dengan mobilisasi suara dari  Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Indikasinya, isu kebangkitan PKI ini lebih banyak muncul dari para pendukung dan pemilih dua partai tersebut yang pada pemilu 2014 mengusung calon presiden Prabowo Subianto.

Direktur Program sekaligus peneliti SMRC Sirojuddin Abbas mengatakan  isu kebangkitan PKI merupakan reproduksi isu yang berafiliasi dan terasosiasi dengan elite politik. Menurut dia isu PKI  digunakan untuk mendukung tokoh tertentu atau partai politik tertentu. "Jadi (isu kebangkitan PKI) ini bagian dari kontestasi politik," kata Sirojuddin kepada Tempo pada Sabtu, 30 September 2017.

Lihat: Ketua PBNU Said Aqil: Isu PKI Berhubungan dengan Tahun Politik

Isu PKI dianggap sebagai isu tahunan tiap akhir September, lebih-lebih menjelang tahun politik 2018-2019. Unjuk rasa atau aksi 299 pada Jumat kemarin, 29 September 2017, meminta kepada Presiden Jokowi agar tegas menolak kebangkitan PKI.

Sirojuddin menilai isu kebangkitan PKI merupakan usaha untuk mencari celah guna mendapatkan kekuasaan. Selain itu juga untuk mendapatkan perhatian dan simpati publik, terutama menjelang tahun politik. "Untuk mendapatkan simpati publik dan ingin menurunkan legitimasi pemerintah saat ini," kata Sirojuddin.

Survei SMRC tentang PKI ini menggunakan model metodologi multistage random sampling. Dalam survei ini ada sejumlah 1057 responden yang digunakan untuk analisa data dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan menggunakan margin of error sebesar ± 3,1 persen.

 Baca juga: Inilah Sederet  Jejak Keterlibatan Amerika dalam G 30 S/1965






5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

5 hari lalu

5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

G30S menjadi salah satu peristiwa kelam perjalanan bangsa ini. Berikut situasi-situasi menjadi penyebab peristiwa itu, termasuk dampak setelah G30S.


Draf RKUHP: Ingin Ganti atau Tiadakan Pancasila Diancam 5 Tahun Penjara

11 Juli 2022

Draf RKUHP: Ingin Ganti atau Tiadakan Pancasila Diancam 5 Tahun Penjara

RKUHP juga menyebut penyebaran ideologi komunisme atau marxisme-leninisme juga diancam penjara, kecuali belajar untuk kepentingan ilmu pengetahuan.


Sejak Kapan Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur Nasional?

1 Juni 2022

Sejak Kapan Hari Lahir Pancasila Jadi Hari Libur Nasional?

Pemerintah belakangan menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional. Sejak kapan hal tersebut berlaku?


Hapus Larangan Keturunan PKI Jadi Anggota TNI, Andika Perkasa Dapat Pujian

31 Maret 2022

Hapus Larangan Keturunan PKI Jadi Anggota TNI, Andika Perkasa Dapat Pujian

Andika Perkasa mendapatkan pujian karena menghapus larangan keturunan PKI jadi anggota TNI.


BNPT Apresiasi Kades Lapor 30 Warganya Terpapar NII

18 Oktober 2021

BNPT Apresiasi Kades Lapor 30 Warganya Terpapar NII

BNPT menyatakan NII memang sudah dilarang, tapi belum ada regulasi yang melarang ideologi takfiri mereka.


Survei SMRC: Hanya 14 Persen Responden yang Percaya PKI Bangkit

1 Oktober 2021

Survei SMRC: Hanya 14 Persen Responden yang Percaya PKI Bangkit

Dari hasil survei itu terlihat mayoritas responden tidak percaya pada rumor kebangkitan PKI.


Asal Usul Palu dan Arit dalam Paham Komunisme

30 September 2021

Asal Usul Palu dan Arit dalam Paham Komunisme

Komunisme identik dengan simbol palu dan arit. Seperti sejarahnya


Buku-Buku yang Pernah Dirazia karena Dianggap Berbau Komunis

30 September 2021

Buku-Buku yang Pernah Dirazia karena Dianggap Berbau Komunis

Berita tentang penyitaan terhadap buku-buku berhaluan kiri, memuat paham komunisme, atau berbau PKI oleh aparat kerap terdengar.


Kata Dudung Abdurachman, Ekstrem Kanan Lebih Aktual untuk Diwaspadai

30 September 2021

Kata Dudung Abdurachman, Ekstrem Kanan Lebih Aktual untuk Diwaspadai

Dibanding isu kembalinya PKI, Dudung Abdurachman mengatakan isu ekstremisme kanan lebih aktual.


Presiden PKS Instruksikan Kadernya Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

30 September 2021

Presiden PKS Instruksikan Kadernya Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

Selain menyaksikan film G30S, Syaikhu menginstruksikan kader PKS untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang hari ini.