30 Ton Lemak Kelapa Sawit Tumpah di Teluk Bayur

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumbar. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumbar. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Padang - Sebanyak 30 ton palm fatty acid distillate (PDFD) atau lemak kelapa sawit, tumpah di perairan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis, 28 September 2017. PDFD itu tumpah akibat tangki milik PT Wira Inno Mas bocor.

    "Bukan CPO. PFAD dan CPO itu adalah produk kelapa sawit yang memiliki karakteristik yang berbeda. PFAD cepat membeku jika terkena udara bebas, sedangkan CPO tidak," ujar Manajer Operasional PT Wira Inno Mas Hendra Leo, Jumat, 29 September 2017.

    Awalnya, kata dia, sekitar pukul 10.00 WIB terdengar suara pecah dan diikuti air yang mengalir. Ternyata ada kebocoran pada tangki nomor 14 yang berisi 750 ton PFAD.

    Menurut Hendra, karyawannya langsung mengambil tindakan darurat. Di antaranya menutup parit dengan pasir, mentransfer muatan minyak dari tangki nomor 14 ke tangki nomor 13, juga menyedot tumpahan PFAD yang tertampung di bund wall atau tanggul pengaman menggunakan mesin pompa.

    Kemudian, menyedot PFAD yang ada di parit, memasang pembatasan minyak atau oil boom di area laut agar tidak menyebar, serta menyewa 16 unit perahu nelayan untuk mengumpulkan dan mengarahkan PFAD ke kolam labuh Pelindo. Lalu menyedot dan mengumpulkan PFAD ke-16 kapal nelayan dan diangkut ke tangki.

    Hendra mengatakan, hingga Jumat dinihari, sekitar 500 ton PFAD ditransfer langsung ke tangki nomor 13. Tidak ada yang tumpah ke bund wall. Sebanyak 200 ton disedot melalui bund wall dari parit. Kemudian 30 ton dikumpulkan dari kolam oil boom yang ada di perairan.

    "Yang jatuh ke perairan sekitar 30 ton. Kami terus berusaha mengumpulkan PFAD yang ada di perairan, yang hitungan kami masih ada sekitar 20 ton," ujarnya.

    Komandan Lantamal II Padang Kolonel Laut Agus Sulaeman mengatakan lemak minyak kelapa sawit tumpah di sekitar 300 yard perairan laut di Teluk Bayur. Namun tumpahan PFAD itu sudah dibersihkan sejak kemarin. Sisanya tinggal 50 yard lagi yang akan dibersihkan. "Kami mengerahkan 50 prajurit untuk recovery tumpahan di laut sejak kemarin," ujar Agus.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.