Minggu, 18 November 2018

Dua Stasiun KA Daop VI Yogyakarta Ditutup Selamanya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Kereta Api Indonesia (KAI) daerah Operasional VI Yogyakarta segera menutup dua stasiun yang dinilai kurang berfungsi optimal. Dua stasiun yang bakal ditutup itu sekaligus untuk efisiensi setelah selesainya pembangunan jalur ganda atau double tranck di wilayah tersebut. Dua stasiun yang segera ditutup masing-masing stasiun Montelan yang terletak di antara stasiun Kutoarjo dan stasiun Jenar di Purworejo. Rencananya, stasiun ini akan dititutup pada 18 Juli bulan depan. Serta stasiun Kedundang yang berada di antara stasiun Wojo dan stasiun Wates. Stasiun Kedundang akan ditutup pada 21 Juli 2007. "Kedua stasiun itu dibangun karena di daerah tersebut terdapat persilangan rel kereta api. Fungsi stasiun itu lebih pada pengaturan lalu lintas kereta api. Tapi setelah jalur ganda selesai dibangun, fungsi stasiun itu menjadi berkurang," kata Kepala Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Mochtadi kepada Tempo, Sabtu. Dijelaskan, selama ini kedua stasiun itu memang jarang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Meski demikian, kata dia, kedua stasiun itu mempunyai petugas yang harus berjaga 24 jam sehari. Dengan ditutupnya dua stasiun itu, kata dia, seluruh pegawainya akan dipindahkan ke stasiun lain di Daop VI Yogyakarta. Ditambahkan, pembangunan jalur ganda kereta api Yogyakarta-Purworejo kini telah mencapai 85 persen. Namun di beberapa ruasnya, kata dia, telah siap digunakan. Mulai 18 Juli nanti, kata dia, jalur ganda antara Wates dan Wojo sudah siap digunakan. Sebulan kemudian, kata dia, jalur ganda antara stasiun Wates hingga Rewulu di Yogyakarta, juga siap dilalui. syaiful amin

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.