TNI Akan Memamerkan Alutsista Baru pada HUT ke-72

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau pameran alutsista usai membuka Rapat Pimpinan TNI Tahun Anggaran 2016 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, 16 Desember 2016. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo meninjau pameran alutsista usai membuka Rapat Pimpinan TNI Tahun Anggaran 2016 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, 16 Desember 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Cilegon - Tentara Nasional Indonesia bakal memamerkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru dalam peringatan ulang tahun ke-72 di Cilegon, Banten. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan  ada sejumlah alutsista baru yang akan diperlihatkan untuk umum. "Ada, lihat saja nanti," ujar Gatot di Cilegon, Banten, Kamis, 28 September 2017.

    Menurut Gatot pameran alutsista baru  bertujuan untuk melaporkan kepada Presiden dan seluruh rakyat Indonesia sebagai pemilik TNI. "Sejauh mana alat utama yang dimiliki TNI dan untuk apa digunakan, nanti kita akan saksikan," ucapnya.

    Baca: Bertemu Jokowi di Istana, Gatot Nurmantyo: Soal HUT TNI

    Saat ditanya awak media alutsista apa saja yang akan ditampilkan, Gatot menolak  menyampaikan. Menurut dia pada saat acara semua alutsista akan ditampilkan. "Kalau saya kasih bocoran sekarang nanti tidak ada yang nonton," ujarnya berseloroh.

    Acara HUT TNI ke-72 akan dilaksanakan di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Banten. Gatot menuturkan memilih Banten sebagai tempat HUT TNI karena mempertimbangkan segi keamanan dan sebagainya. "Tempat ini bisa melaksanakan demonstrasi darat, laut, dan udara," katanya.

    HUT TNI ke-72 diisi dengan sejumlah rangkaian kegiatan, antara lain  bakti sosial oleh TNI berupa pengobatan gratis, pembagian sembako, dan pasar murah untuk masyarakat.

    SYAFIUL HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.