Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Menghadap Presiden Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kanan) menghadiri buka puasa bersama di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta, 19 Juni 2017. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kanan) menghadiri buka puasa bersama di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta, 19 Juni 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kembali menghadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Rabu 27 September 2017. Gatot Nurmantyo sebelumnya bertemu dengan Jokowi di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma seusai kunjungan Presiden dari Bali, pada Selasa malam 26 September 2017.

    Pantauan Tempo di lokasi, mobil Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Istana Kepresidenan lewat samping. Sekitar pukul 15.00, mobilnya sudah terparkir di depan Wisma Negara, dekat Istana Merdeka.

    Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apa saja yang akan dibahas Gatot bersama Presiden Joko Widodo. Diduga pertemuan ini terkait ucapan Gatot Nurmantyo di depan para purnawirawan yang menyebut tentang adanya pembelian 5.000 pucuk senjata ilegal yang mengatasnamakan Jokowi.

    Baca juga: Gatot Nurmantyo Didesak Mundur, JK: Presiden yang Berhak Menilai

    Pernyataan Gatot Nurmantyo itu kemudian membuat heboh. Gatot dinilai telah bermain politik dan dituntut mundur sebagian kalangan. Pernyataan Gatot itu juga langsung direspon Menkopolhukan Wiranto yang menyebut ada miskomunikasi soal pengadaan senjata.

    Menurut Wiranto, yang benar adalah pengadaan 500 senjata untuk keperluan Badan Intelijen Negara. Adapun Wiranto juga diperkirakan hadir dalam pertemuan dengan Jokowi pada hari ini, karena terlihat mobilnya terparkir di dekat kendaraan milik Jenderal Gatot.

    Adapun Presiden Joko Widodo enggan berkomentar panjang soal ucapan Gatot Nurmantyo. Selain mengatakan sudah bertemu Gatot, ia lebih memilih tutup mulut.

    "Saya kira apa yang sudah disampaikan oleh Menkopolhukam sudah cukup. Tidak semuanya bisa saya sampaikan," ujar Presiden Joko Widodo menanggapi pertanyaan soal Gatot Nurmantyo di Istana Presiden, Rabu 27 September 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.