KPK Lanjutkan Penggeledahan di Kantor Bupati Rita Widyasari

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Kutai Kartanegara Periode 2010-2015, Rita Widyasari Putri Syaukani yang dipasangakn dengan Edi Damansyah dalam pemilihan Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara berhasil menang mutlak dengan memperoleh suara sebesar 88,76%. kaskus.co.id

    Bupati Kutai Kartanegara Periode 2010-2015, Rita Widyasari Putri Syaukani yang dipasangakn dengan Edi Damansyah dalam pemilihan Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara berhasil menang mutlak dengan memperoleh suara sebesar 88,76%. kaskus.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi. Penyidik KPK yang sejak kemarin menggeledah kantor di Pemerintah Kabupaten Kukar pada Rabu 27 September 2017, kembali menggeledah sejumlah instansi di sana.

    Pewarta Antara di Tenggarong, Kutai Kartanegara, melaporkan, ada empat satuan kerja perangkat daerah atau kantor dinas yang didatangi petugas KPK, masing-masing Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Perumahan.

    Sehari sebelumnya, petugas KPK juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Kutai Kartanegara dan sejumlah tempat. Beberapa koper berisi dokumen dibawa petugas dari penggeledahan yang berlangsung sekitar 11 jam itu.

    Dari informasi yang diperoleh di lapangan, selain empat kantor dinas tersebut, tim penyidik KPK juga melakukan pengembangan penyidikan di Kantor Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Baca juga: Tidak Ditahan, Tersangka Rita Masih Boleh Jalankan Tugas Bupati

    Pengamanan ketat dari aparat kepolisian terlihat saat petugas KPK menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum yang berada satu komplek dengan gedung Pemkab Kutai Kartanegara.

    Empat personel kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang berjaga-jaga di depan pintu masuk kantor Dinas PU. Sementara di dalam ruangan gedung berdinding kaca tersebut, sejumlah pegawai terlihat mondar-mandir dengan membawa sejumlah tumpukan map memasuki ruangan.

    Sebagian staf lainnya ada yang duduk santai di luar gedung dan bercengkerama dengan sesama rekannya.

    Arifin, salah satu pegawai Dinas PU Kutai Kartanegara, menuturkan operasi penggeledahan yang dilakukan tim KPK berlangsung sejak pukul 09.00 Wita."Mulai jam sembilan pagi tadi, tapi bos (kepala Dinas PU, red) tidak ada di kantor. Dia sedang berada di Jakarta," katanya.

    Hingga berita ini diturunkan, petugas KPK masih melakukan penggeledahan untuk mencari dokumen-dokumen yang diperlukan sebagai barang bukti.

    KPK telah menetapkan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi.

    Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta, Selasa 26 September 2017, mengatakan tim KPK sedang melakukan penggeledahan di kantor Bupati Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

    "Tadi penggeledahan untuk mengumpulkan barang bukti, kalau tidak salah kantor bupati," tambah Agus Dari penelusuran, Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi selama menjabat dua periode sebagai bupati yaitu 2010-2015 dan 2016-2021.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.