Jaga Demonstrasi 299, Polda Riau Kirim 200 Personel Brimob

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa Aksi 287 menggelar orasinya di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha, sekitaran Monas, Jakarta, 28 Juli 2017. Aksi ini digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) serta alumni aksi 212. TEMPO/Rizki Putra

    Massa Aksi 287 menggelar orasinya di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha, sekitaran Monas, Jakarta, 28 Juli 2017. Aksi ini digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) serta alumni aksi 212. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.CO, Pekanbaru -Kepolisian Daerah Riau mengirimkan dua satuan setingkat kompi (SSK) atau 200 personel Brigade Mobil ke Jakarta. Personel Brimob ke Jakarta melalui Bandara Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Selasa kemarin, 26 September 2017. "Benar, kemarin diberangkatkan 200 personel ke Jakarta," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, kepada Tempo, Rabu, 27 September 2017.

    Pengiriman personel Brimob itu bertujuan untuk menambah kekuatan pengamanan demonstrasi yang akan digelar oleh demonstran 212 pada Jumat, 29 September 2017. "Untuk pengamanan situasi di Jakarta." Selain itu juga untuk pengamanan menyambut Hari Tani.

    Baca:
    5.000 Personil Brimob Akan Datang ke Jakarta

    Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Bantah Dapat Uang

    Unjuk rasa alumni 212 akan menolak Perppu Ormas menjadi Undang-undang dan menolak kebangkitan PKI. Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, diperkirakan ada sekitar 50 SSK atau setara 5.000 personel Brimob yang akan didatangkan ke Jakarta.

    Menurut Setyo, 5.000 personel Brimob itu akan bergabung bersama belasan ribu personil gabungan TNI dan Polri di Jakarta. “Polri kan tidak mau kecolongan.”

    Untuk memastikan jumlah personil yang akan diturunkan, Polri akan mengecek besar massa atau kekuatan demonstran. Jika ada 1000 demonstran, akan disiapkan sekitar 2000-3000 personil. “Kita harus lebih banyak dari mereka,” ucap Setyo. Namun, ia berharap demonstrasi 299 berjalan tertib dan aman supaya tidak terjadi kerusuhan.

    Baca juga:
    Kemendagri: Bupati Kukar Rita Akan Dicopot Jika Jadi Terdakwa

    Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif, mengatakan akan ada sekitar 50 ribu orang dari berbagai elemen. Mengenai jumlah pasti, akan diketahui malam ini. Berbagai organisasi memang sedang gencar menolak Perppu Ormas itu dijadikan Undang-undang.

    Perppu itu sedang diuji materiil di Mahkahmah Konstitusi. Maarif mengancam jika ada anggota dewan yang menyetujui Perppu Ormas akan berhadapan dengan umat Islam.

    RIYAN NOFITRA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.