Megawati Raih Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Padang

Reporter:
Editor:

Sunu Dyantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri tersenyum sebelum pelantikan Dewan Pengarah dan satu Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, 7 Juni 2017. TEMPO/Subek

    Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri tersenyum sebelum pelantikan Dewan Pengarah dan satu Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, 7 Juni 2017. TEMPO/Subek

    TEMPO.CO, Padang - Universitas Negeri Padang (UNP) bakal menganugerahkan gelar doktor honoris causa kepada Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputeri, Rabu, 27 September 2017. Megawati dinilai telah berjasa dalam dunia pendidikan selama menjabat sebagai presiden.

    "Lahirnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menghasilkan paradigma baru pada dunia pendidikan dari era Orde Baru ke era reformasi," kata Rektor UNP Ganefri, Senin, 25 September 2017.

    Menurut Ganefri, undang-undang tersebut juga sangat komprehensif hingga saat ini. Banyak perubahan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Ia mengatakan perhatian pemerintahan sangat tinggi setelah adanya undang-undang tersebut. Salah satunya alokasi anggaran 20 persen untuk dunia pendidikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

    "Selain itu, ada perubahan fundamental seperti tidak ada lagi diskriminasi antara sekolah negeri dan swasta," ucapnya.

    Misalnya, kata Ganefri, siswa tamatan madrasah tsanawiyah bisa masuk ke sekolah menengah atas. Begitu juga dengan siswa tamatan madrasah aliyah bisa masuk ke perguruan tinggi negeri.

    Ganefri menjelaskan, pemberian gelar doktor honoris causa kepada Megawati membutuhkan proses akademik yang panjang. Penganugerahan ini juga telah disepakati anggota senat UNP.

    Ia menampik adanya unsur politik dalam penghargaan ini. Ganefri mengklaim semuanya telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Murni akademis, tidak ada yang lain," ujarnya.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.