#TempoChallenge: Polemik Pembelian Senjata

Reporter:
Editor:

Yosep Suprayogi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Challenge. Edit Shutterstock

    TEMPO Challenge. Edit Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta polemik pembelian 5.000 pucuk senjata oleh BIN dan Kepolisian yang berawal dari rekaman suara Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tak diperpanjang. Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan ini tak mempermasalahkan adanya pembelian senjata dalam jumlah besar oleh BIN dan Kepolisian tersebut. "Ya wajar saja kan butuh senjata-senjata pistol," ujarnya.

    Apa pendapat Anda mengenai polemik ini? Sampaikan melalui #TempoChallenge dan dapatkan hadiah utama sepeda fixie Reebok Circus bagi tiga orang beruntung. Lima pemenang lainnya akan mendapatkan merchandise dari Tempo. Berikut syarat dan ketentuannya:

    1. Follow Twitter @tempodotco dan Instagram @tempodotco

    2. Baca artikel ini “Luhut Soal 5000 Senjata Ilegal: Cukup Itu, Jangan Dibikin
    Ramai”, lalu bagikan di akun Twitter kamu, serta beri pandanganmu di kolom caption. Jangan lupa imbuhkan hastag #TempoChallenge.

    Contoh hasil tweet:

    Ayo sampaikan pendapatmu sekarang!

    Event ini diperpanjang hingga 30 September 2017 karena adanya gangguan pada sistem kami. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. Pemenang tidak dipungut biaya apa pun. Tim Tempo akan menghubungi para pemenang 2 hari setelah event berakhir. */**


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.