Soal Saracen, Mabes Polri Akan Periksa Eggi Sudjana Hari Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Eggi Sudjana bersama salah seorang kliennya, Sam Aliano, mendatangi Badan Reserse Kriminal Polri di Jakarta Pusat untuk melaporkan Ahok. TEMPO/Rezki Alvionitasari

    Pengacara Eggi Sudjana bersama salah seorang kliennya, Sam Aliano, mendatangi Badan Reserse Kriminal Polri di Jakarta Pusat untuk melaporkan Ahok. TEMPO/Rezki Alvionitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua tim pengacara Eggi Sudjana, Razman Arif Nasution, mengatakan hari ini, Senin, 25 September 2017, kliennya akan memenuhi panggilan Markas Besar Kepolisian RI. Namun dia mengatakan tidak ada keterangan mengenai Eggi Sudjana dipanggil sebagai pelapor atau saksi.

    "Panggilan ini berkaitan dengan Saracen," ucap Razman saat dihubungi Tempo di Jakarta, Senin, 25 September 2017.

    Baca:
    https://nasional.tempo.co/read/909255/eggi-sudjana-saya-raja-demo-enggak-perlu-pakai-saracen

    Eggi dijadwalkan memenuhi panggilan Mabes Polri untuk diperiksa dalam kasus Saracen pada pukul 10.00. Eggi dan tim pengacaranya akan diperiksa di Cyber Crime Mabes Polri, Jakarta.

    Nama Eggi dikaitkan dengan kelompok pembuat dan penyebar ujaran kebencian Saracen. Nama Eggi ditempatkan Jasriadi, tersangka kasus penyebar kebencian Saracen, sebagai anggota Dewan Pembina Saracen.

    Namun Eggi membantah. Ia diwakili Razman melaporkan Ketua Saracen Jasriadi atas tuduhan menghina dan mencemarkan nama baik pada 28 Agustus 2017. Tak hanya melaporkan Jasriadi, Razman juga melaporkan Ketua Bidang Hukum Sekretaris Nasional Jokowi Dedy Mawardi dan Sunny Tanuwidjaja dengan sangkaan mencemarkan nama baik dan menyebarkan fitnah melalui media sosial terhadap Eggi sehubungan dengan Saracen.

    Baca juga: https://nasional.tempo.co/read/1019451/wiranto-sebut-500-senjata-dibeli-bin-ini-kata-gatot-nurmantyo

    Razman menuturkan Eggi dan tim pengacara siap memenuhi panggilan. "Kami siap dua-duanya. Beliau dipanggil sebagai pelapor, silakan. Dipanggil karena namanya diseret dalam Saracen, silakan," ujarnya.

    Selain menjadikan Jasriadi sebagai tersangka, polisi telah menetapkan dua orang lain sebagai tersangka penyebar ujaran kebencian. Polisi sedang menyelidiki pengguna jasa dan sumber dana Saracen.

    SYAFIUL HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.