OTT KPK di Cilegon, Wali Kota Iman Ariyadi Diduga Ikut Terjaring

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kiri) bersama Kabiro Humas BPK Yudi Ramdan Budiman memberikan keterangan pers terkait kasus suap motor Harley Davidson kepada auditor BPK di Gedung KPK, Jakarta, 22 September 2017. Motor tersebut berjenis Harley Davidson Sp

    Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kiri) bersama Kabiro Humas BPK Yudi Ramdan Budiman memberikan keterangan pers terkait kasus suap motor Harley Davidson kepada auditor BPK di Gedung KPK, Jakarta, 22 September 2017. Motor tersebut berjenis Harley Davidson Sp

    Tempo.co, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Jumat tengah malam, 22 September 2017. Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi diduga ikut terjaring dalam OTT kali ini.

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menyebut sepuluh orang ditangkap dalam OTT. "Mereka dari unsur kepala daerah, pejabat dinas, dan swasta," ujarnya, Sabtu, 23 September 2017. Sumber Tempo di KPK juga menyebut satu dari sepuluh orang yang terjaring adalah kepala daerah di Kota Cilegon.

    Febri mengatakan OTT dilakukan tim penindakan KPK yang ditugaskan di daerah Banten. "Ada indikasi transaksi terkait dengan proses perizinan kawasan industri," katanya.

    Uang ratusan juta, kata Febri, disita sebagai barang bukti. Saat ini Tubagus Iman dan sembilan orang lainnya sudah dibawa ke kantor KPK, Jakarta, untuk diperiksa lebih lanjut. Febri mengatakan KPK akan segera menyampaikan hasil OTT melalui konferensi pers hari ini.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.