Elda Batal Bersaksi untuk Penyuap Luthfi  

Selasa, 18 Maret 2014 14:17 WIB

Penahanan Elda Devianne Adiningrat, tersangka kasus dugaan korupsi pengucuran kredit Bank Jabar kepada PT Cipta Inti Permindo senilai Rp 55 miliar juga mengalami penangguhan. Alasannya, kesehatan Elda belum pulih usai menjalani operasi atas penyakit jantung yang dideritanya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris PT Randina Niaga Mulia Elda Devianne Adiningrat batal bersaksi untuk Maria Elizabeth Liman, terdakwa kasus dugaan korupsi penentuan kuota impor daging sapi di lingkungan Kementerian Pertanian. Penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi, Irene Putri, mengatakan Elda tak dapat hadir karena sedang diperiksa di Kejaksaan Tinggi Surabaya. (baca: Elda Devianne Bersaksi di Kasus Suap Daging Impor)

"Saksi Elda Devianne Adiningrat sedang diperiksa sebagai status lain di Kejaksaan Tinggi Surabaya," kata jaksa Irene di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa, 18 Maret 2014.

Elda merupakan perantara penambahan kuota impor daging sapi ke Luthfi Hasan Ishaaq. Pengurusan tersebut melalui Ahmad Fathanah, orang dekat Luthfi. (baca: Bos PT Indoguna Didakwa Menyuap Luthfi Hasan)

Penambahan kuota impor melalui pendekatan ke Luthfi Hasan Ishaaq, selaku Presiden PKS saat itu, karena Menteri Pertanian Suswono merupakan kader PKS. Untuk mendapatkan penambahan kuota itu, Elizabeth memberi duit Rp 300 juta kepada Luthfi sesuai dengan arahan Fathanah.

Elda telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan atas kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kredit dari Bank Jawa Barat dan Banten sebesar Rp 55 miliar kepada PT Cipta Inti Permindo. PT RNM milik Elda bertindak sebagai vendor dalam penyaluran kredit oleh Bank BJB. Adapun di Pengadilan Tinggi Surabaya sedang diproses sidang untuk terdakwa Yudi Setiawan, Direktur PT CIP.

LINDA TRIANITA




Berita terkait

Nurul Ghufron Permasalahkan Masa Daluwarsa Kasusnya, Eks Penyidik KPK: Akal-akalan

9 jam lalu

Nurul Ghufron Permasalahkan Masa Daluwarsa Kasusnya, Eks Penyidik KPK: Akal-akalan

Eks penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, menilai Nurul Ghufron seharusnya berani hadir di sidang etik Dewas KPK jika merasa tak bersalah

Baca Selengkapnya

Dugaan Ekspor Nikel Ilegal sebanyak 5,3 Juta Ton ke Cina, KPK: Masih Cari Alat Bukti

11 jam lalu

Dugaan Ekspor Nikel Ilegal sebanyak 5,3 Juta Ton ke Cina, KPK: Masih Cari Alat Bukti

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengaku tidak mengetahui ihwal penyidik meminta Bea Cukai untuk paparan dugaan ekspor nikel ilegal ke Cina.

Baca Selengkapnya

Alexander Marwata Benarkan Pernyataan Nurul Ghufron Soal Diskusi Mutasi ASN di Kementan

19 jam lalu

Alexander Marwata Benarkan Pernyataan Nurul Ghufron Soal Diskusi Mutasi ASN di Kementan

Alexander Marwata mengaku membantu Nurul Ghufron untuk mencarikan nomor telepon pejabat Kementan.

Baca Selengkapnya

IM57+ Nilai Nurul Ghufron Panik

1 hari lalu

IM57+ Nilai Nurul Ghufron Panik

Nurul Ghufron dinilai panik karena mempermasalahkan prosedur penanganan perkara dugaan pelanggaran etiknya dan menyeret Alexander Marwata.

Baca Selengkapnya

KPK Bilang Kasus SYL Berpotensi Meluas ke TPPU, Apa Alasannya?

1 hari lalu

KPK Bilang Kasus SYL Berpotensi Meluas ke TPPU, Apa Alasannya?

Menurut KPK, keluarga SYL dapat dijerat dengan hukuman TPPU pasif jika dengan sengaja turut menikmati uang hasil kejahatan.

Baca Selengkapnya

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Mangkir tanpa Alasan, KPK: Praperadilan Tak Hentikan Penyidikan

1 hari lalu

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Mangkir tanpa Alasan, KPK: Praperadilan Tak Hentikan Penyidikan

KPK mengatakan, kuasa hukum Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor seharusnya berperan mendukung kelancaran proses hukum.

Baca Selengkapnya

Nurul Ghufron Sebut Nama Pimpinan KPK Lainnya Dalam Kasus Mutasi Pegawai Kementan

1 hari lalu

Nurul Ghufron Sebut Nama Pimpinan KPK Lainnya Dalam Kasus Mutasi Pegawai Kementan

Nurul Ghufron menyebut peran pimpinan KPK lainnya dalam kasus dugaan pelanggaran kode etik yang menjerat dirinya.

Baca Selengkapnya

Usai Tak Hadiri Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Gugatan ke PTUN Bentuk Pembelaan

2 hari lalu

Usai Tak Hadiri Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Gugatan ke PTUN Bentuk Pembelaan

Wakil KPK Nurul Ghufron menilai dirinya menggugat Dewas KPK ke PTUN Jakarta bukan bentuk perlawanan, melainkan pembelaan diri.

Baca Selengkapnya

Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

2 hari lalu

Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan perihal laporan dugaan pelanggaran etik yang ditujukan kepadanya soal mutasi ASN di Kementan.

Baca Selengkapnya

Tak Hadir Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Sengaja Minta Penundaan

2 hari lalu

Tak Hadir Sidang Etik Dewas KPK, Nurul Ghufron Bilang Sengaja Minta Penundaan

Nurul Ghufron mengatakan tak hadir dalam sidang etik Dewas KPK karena sengaja meminta penundaan sidang.

Baca Selengkapnya