Ketua MPR RI Apresiasi Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

Kamis, 6 Oktober 2022 17:00 WIB

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat bertemu Ketua Parlemen Turki H.E. Mr. Mustafa Sentop di Kediaman Ketua MPR RI, di Jakarta, Rabu malam (5/10/22).

INFO NASIONAL – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi dukungan Parlemen Turki di bawah kepemimpinan Ketua H.E. Mr. Mustafa Sentop, yang mendukung gagasan MPR RI membentuk World Forum People's Consultative Assembly (Forum Majelis Permusyawaratan Rakyat Dunia/Forum MPR Dunia), pada 24-26 Oktober 2022 di Gedung Merdeka, Bandung. Kehadiran forum ini akan memperluas upaya parlemen dari berbagai negara dunia, khususnya parlemen dari negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI), untuk bekerja sama mewujudkan dunia yang lebih aman dan damai.

"Kita juga sepakat untuk saling meningkatkan kerja sama antara Parlemen Indonesia dengan Parlemen Turki sebagai second track diplomacy, sehingga bisa semakin mensolidkan hubungan kedua negara yang sudah terjalin sejak abad ke-15, serta memasuki usia ke-72 tahun dalam hubungan diplomatik,” kata Bamsoet usai menjamu makan malam Ketua Parlemen Turki H.E. Mr. Mustafa Sentop dan rombongan Parlemen Turki, di Kediaman Ketua MPR RI, di Jakarta, Rabu malam, 5 Oktober 2022.

MPR RI, lanjut dia, juga menyambut baik rencana kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia, khususnya dalam menghadiri KTT G-20 pada 15-16 November 2022 di Bali.

Bamsoet menuturkan, dirinya dan Mustafa Sentop juga senang melihat semakin meningkatnya hubungan antara kedua bangsa dari berbagai lapisan masyarakat. Ditandai dengan saling kunjung dan pertemuan di tingkat pejabat pemerintahan, parlemen, komunitas bisnis, tokoh masyarakat, seniman dan budayawan, wisatawan hingga pelajar.

"Saya sungguh senang melihat semakin banyak siswa Indonesia, sekitar 2.700 orang yang belajar di Turki, baik di bawah beasiswa dari Pemerintah Turki maupun dengan swadana. Saya yakin mereka yang melakukan interaksi people-to-people akan menjadi duta-duta yang turut memperkuat hubungan kedua negara bangsa," kata Bamsoet.

Pada Oktober 2021 yang lalu, kedua Presiden RI Joko Widodo telah bertemu secara fisik dengan Presiden Turki Recep Tayip Erdogan di Italia di sela-sela KTT G-20. Salah satu topik pertemuan membahas rencana kunjungan Presiden Recep Tayip Erdogan ke Indonesia pada tahun 2022. Selain, membahas berbagai kerja sama di berbagai sektor yang sangat penting bagi hubungan bilateral kedua negara.

"Saya melihat pertemuan kedua kepala negara kita akan menjadi momentum bagi penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Turki. Salah satunya adalah penyelesaian segera Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Turki (Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement) atau IT-CEPA," kata Bamsoet.


Berita terkait

1.375 Pekerja Migran Asal Bali di Turki dalam Kondisi Aman

11 jam lalu

1.375 Pekerja Migran Asal Bali di Turki dalam Kondisi Aman

Sebanyak 1.375 pekerja migran Indonesia asal Bali yang bekerja di Turki tidak ada yang menjadi korban gempa M 7,8, yang terjadi Senin lalu.

Baca Selengkapnya

Taliban Kirim Bantuan Gempa Rp 2,4 Miliar ke Turki dan Suriah

12 jam lalu

Taliban Kirim Bantuan Gempa Rp 2,4 Miliar ke Turki dan Suriah

Pemerintahan Afghanistan yang saat ini dikuasai Taliban akan mengirim US$165.000 atau sekitar Rp 2,4 miliar bantuan ke Turki dan Suriah.

Baca Selengkapnya

Erdogan Akui Banyak Masalah dalam Tanggap Darurat Gempa

13 jam lalu

Erdogan Akui Banyak Masalah dalam Tanggap Darurat Gempa

Jumlah korban gempa sudah melebihi 11.000 dan diperkirakan masih terus bertambah.

Baca Selengkapnya

Rapim TNI-Polri 2023, Bamsoet Tekankan Pentingnya Haluan Negara

14 jam lalu

Rapim TNI-Polri 2023, Bamsoet Tekankan Pentingnya Haluan Negara

Haluan negara berguna untuk kesinambungan pembangunan, transformasi ekonomi, pertahanan dan keamanan dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045.

Baca Selengkapnya

Bamsoet Sampaikan Dukacita Musibah Gempa Bumi di Turki

14 jam lalu

Bamsoet Sampaikan Dukacita Musibah Gempa Bumi di Turki

Sekitar 4 WNI terluka dan kini dalam pengobatan di rumah sakit, serta 5 WNI dilaporkan hilang

Baca Selengkapnya

KBRI Ankara Evakuasi 123 Orang di Empat Wilayah Gempa Turki

14 jam lalu

KBRI Ankara Evakuasi 123 Orang di Empat Wilayah Gempa Turki

Tim KBRI Ankara mengevakuasi WNI dari 4 titik paling terdampak gempa Turki, termasuk juga warga Malaysia dan Myanmar.

Baca Selengkapnya

Catatan Bamsoet: Menyoal Endapan Dana Pemda

14 jam lalu

Catatan Bamsoet: Menyoal Endapan Dana Pemda

Bamsoet menyoroti besarnya endapan dana hingga ratusan milyar rupiah yang mestinya dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah bangsa.

Baca Selengkapnya

Bamsoet Apresiasi Kiprah Mohammad Khoush Heikal Azad di Indonesia

15 jam lalu

Bamsoet Apresiasi Kiprah Mohammad Khoush Heikal Azad di Indonesia

Bamsoet berharap, duta besar penggantinya juga bisa tetap aktif menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholders di Indonesia

Baca Selengkapnya

PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

15 jam lalu

PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf mendorong Kementerian Sosial mengirimkan bantuan kemanusiaan dan relawan untuk membantu evakuasi korban gempa Turki.

Baca Selengkapnya

Gempa Turki Suriah: Korban Jiwa Dekati 10 Ribu, Penyintas Melawan Udara Dingin

15 jam lalu

Gempa Turki Suriah: Korban Jiwa Dekati 10 Ribu, Penyintas Melawan Udara Dingin

Korban tewas dalam bencana gempa Turki Suriah sudah mencapai 9.600 sampai Rabu, sementara korban selamat harus berjuang melawan udara dingin.

Baca Selengkapnya