Senin, 9 Desember 2019

BIN Telah Pantau Penusuk Wiranto Sejak Tiga Bulan Lalu

Reporter:

Halida Bunga

Editor:

Amirullah

Kamis, 10 Oktober 2019 17:34 WIB

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kanan) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan berbincang sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, 5 Maret 2018. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan mengatakan pihaknya telah memantau pelaku penusuk Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto sejak tiga bulan lalu.

"Kami sudah pantau khusus pelaku ini tiga bulan yang lalu. Kan pindah dari Kediri ke Bogor, kemudian dari Bogor pindah ke Menes karena cerai dengan istri pertama," kata Budi di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019.

Budi memastikan pelaku penusuk Syahrial Alamsyah alias Abu Rara adalah teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

Advertising
Advertising

Di Menes, Pandeglang, kata Budi, pelaku menikah lagi. "Dan memang sel-sel seperti ini cukup banyak, sehingga kami mengimbau agar masyarakat tidak ikut dan memantau mengawasi sel seperti ini," kata dia.

Budi menegaskan, penusukan ini ada kaitannya dengan lima orang yang ditangkap di Bekasi karena merencanakan bom. Aksi JAD ini juga dikatakan Budi diprakarsai Abu Rara.

"Abu Rara sudah kami pantau beberapa kali mulai mengumpulkan pisau. Belum pada tahapan bom, tapi pola-pola seperti itu bisa juga dengan pisau senjata," ujar Budi.

BG, begitu Budi disapa, mengatakan pihaknya telah mendeteksi adanya pergerakan JAD menjelang pelantikan Presiden. "Sehingga harus kami dengar dan waspada," katanya.