Begini Cara Mengetahui Keberadaan Susno Duadji

Rabu, 01 Mei 2013 | 05:52 WIB

Begini Cara Mengetahui Keberadaan Susno Duadji
Seorang jurnalis melihat tayangan testimoni mantan Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji yang diunggah ke Youtube di Jakarta, Senin (29/4) malam. ANTARA/Dhoni Setiawan

TEMPO.CO , Jakarta: Pihak kejaksaan seharusnya tak terlalu sulit melacak posisi buronan kasus korupsi Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Susno Duadji. Keberadaan Susno bisa dilacak lewat video yang diunggah di Youtube. Alamat pengunggah dibuka paksa menggunakan teknik tertentu.




Pakar sistem kendali dan komputer Institut Teknologi Bandung, Agung Harsoyo mengatakan, Youtube mencatat identitas pengirim video. Identitas bisa berupa nama pengguna dan lokasi pengguna pada jaringan internet. Nama pengguna selalu bersanding dengan video kiriman sehingga bisa diketahui semua orang. Video Susno diunggah oleh pengguna yang menamakan dirinya "yohana celia".

Informasi lokasi didapat dari alamat protokol internet (IP address). Alamat ini terdiri dari susunan angka yang disematkan kepada setiap komputer dalam jaringan internet. Oleh Youtube, alamat internet pengirim video selalu dicatat pada server dan tak ditampilkan. 

"Ada cara membuka IP address tanpa mengakses server Youtube," ujar Agung kepada Tempo, Selasa, 30 April 2013.

Alamat protokol internet sendiri sudah dipetakan menurut wilayah administratif seperti negara, kota, bahkan lokasi persisnya. Dengan demikian, alamat protokol internet bisa dipakai untuk mencium  lokasi persembunyian Susno. (Baca lengkap berita Susno Duadji di sini).




ANTON WILLIAM




Topik Terhangat:
Harga BBM |
 Susno Duadji | Gaya Sosialita | Ustad Jefry |Caleg

Berita Terpopuler:
Pengedar Sabu itu Ternyata Perwira Berprestasi

VIDEO Susno Duadji: Saya Tak Akan Lari

Jaksa Waspadai Pengawalan Bersenjata Susno  

Kolonel ASB Memakai Sabu Sejak 2004  

SBY: Harga BBM Naik kalau Ada Dana Kompensasi





Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan